Bandarlampung Masih Zona Oranye, Eva Pertimbangkan KBM Tatap Muka

- Jurnalis

Jumat, 18 Juni 2021 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Foto: Sulaiman

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung – Walikota Bandarlampung Eva Dwiana masih mempertimbangkan perihal pembelajaran tatap muka (PTM). Pasalnya, saat ini Kota Bandarlampung masih berada dalam zona oranye Covid-19.

Diketahui, berdasarkan Data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lampung hingga kini Kota Bandarlampung masih berada zona oranye dengan rincian kasus positif COVID-19 sebanyak 6.087, pasien sembuh 5.607 dan kematian akibat virus Corona 359.

Walikota Eva mengatakan, pihaknya masih mempertimbangkan akan mempertimbangkan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk kecamatan atau kelurahan yang memiliki zona kuning dan hijau penyebaran COVID-19.

Baca Juga :  ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas

Eva menerangkan, dalam rapat virtual bersama Presiden Joko Widodo, sekolah bisa melaksanakan tatap muka apabila sudah masuk dalam zona hijau dan kuning di suatu kelurahan atau kecamatan.

“Ini masih kita pertimbangkan karena kan secara keseluruhan Bandarlampung masih berada zona oranye,” ungkapnya Jumat (18/06/2021).

Menurut Eva, pembelajaran tatap muka di Bandarlampung tidak bisa diputuskan secara tergesa-gesa sebab pihaknya masih akan meminta saran dan pendapat dari teman-teman DPRD.

“Kalau melihat zona  tidak bisa melakukan apa-apa untuk PTM tapi, setelah ikut rakor dengan Gubernur, apabila ada kelurahan atau kecamatan zona kuning atau hijau bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tiga Calon Rebut Kursi Rektor Unila, Budiyono Unggul di Pemungutan Suara Senat

Dirinya mengungkapkan, memahami apa yang dirasakan oleh anak-anak siswa, ingin merasakan pembelajaran tatap muka.

“Kalau Pemkot sih pengen semua bisa sekolah tatap muka tapi kan apa boleh buat itu tidak bisa dilakukan melihat kondisi seperti. Maka mari kita bersama mencegah penularan covid-19 dan kalau sudah zona hijau semuanya bisa sekolah tatap muka,” kata dia. (*)

Red

Berita Terkait

KNMP Tak Sekadar Bangun Fasilitas, KKP Bidik Ekonomi Nelayan Lamtim
Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal
Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur
Dituding Pungli Insentif Linmas Rp600 Ribu per Bulan, Lurah Penengahan Raya: Itu Sukarela
Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan
Pulang ke Almamater, Ketua HIPMI Lampung Gilang Ramadhan Suntik Semangat Wirausaha Pelajar
Disiplin ASN Lamtim Disorot, Sekda Tegaskan Sanksi Berjenjang
CFD Lampura Digelar Minggu Besok, 80 Booth UMKM Siap Meriahkan Kotabumi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:51 WIB

KNMP Tak Sekadar Bangun Fasilitas, KKP Bidik Ekonomi Nelayan Lamtim

Rabu, 4 November 2026 - 09:25 WIB

Wakapolda dan Dirresnarkoba Lampung Berganti, Kapolri Tunjuk Singgamata dan Ferizal

Rabu, 4 November 2026 - 08:32 WIB

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Selasa, 3 November 2026 - 20:05 WIB

Dituding Pungli Insentif Linmas Rp600 Ribu per Bulan, Lurah Penengahan Raya: Itu Sukarela

Selasa, 3 November 2026 - 07:55 WIB

Ditanya Pemuda Lampung soal Ijazah Gibran, Presiden PKS: Ini Mencederai Rasa Keadilan

Berita Terbaru

Personel Tim Rescue C Damkarmat Kota Bandar Lampung mengevakuasi jasad perempuan lanjut usia yang ditemukan di dalam sumur di belakang rumahnya, Jalan Makmun Isya, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, Selasa (3/11/2026). Foto: Ist.

BANDAR LAMPUNG

Enam Hari Ibu Tak Berkabar, Anak Temukan Jasadnya di Dasar Sumur

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:32 WIB