Home / Wira Corner

Rabu, 18 Agustus 2021 - 17:47 WIB

Bangga Lampung

Oleh: Wirahadikusumah

Warga Lampung mungkin banyak yang bangga. Di momentum HUT ke-76 RI.

Sebab, Presiden Jokowi menggunakan pakaian adat Lampung. Pada upacara detik-detik proklamasi. Di Istana Negara, Sabtu (17/8/2021).

Jujur, sebagai warga Lampung saya pun bangga. Terlebih, nama Lampung terus disebut-sebut, di hari spesial bangsa Indonesia. Bahkan, hampir semua media massa mainstream memberitakan tentang pakaian adat Lampung.

Jiwa wartawan saya pun sempat ”berontak”, saat melihat di televisi, Jokowi mengenakan pakaian adat Lampung.

Saya langsung menghubungi dua wartawan Rilisid Lampung. Untuk menggali semua informasi: bagaimana ceritanya presiden bisa memakai busana adat Lampung tersebut.

Saya pun meminta mereka mewawancarai beberapa orang yang terlibat dalam mempersiapkan pakaian adat Lampung. Yang dikenakan Jokowi. Di HUT ke-76 RI.

Dari laporan mereka, akhirnya saya mengetahui, Jokowi bisa menggunakan pakaian adat Lampung melalui usulan Pemprov Lampung. Dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Lampung.

Usulan itu disampaikan ke bagian protokol presiden. Dan ternyata, usulan itu sempat bersaing dengan empat provinsi lainnya. Yang juga berharap pakaian adatnya dikenakan Jokowi. Di momentum upacara HUT ke-76 RI. Hingga akhirnya, Jokowi memilih pakaian adat Lampung.

BACA JUGA  Pelatihan Jurnalistik Operator Kampung, Wira: Menulis Itu Harus Mudah Dipahami

Pakaian yang dikenakan Jokowi juga ternyata dijahit oleh orang Lampung. Bernama Cecep. Ia tinggal di Jl. Telukratai, Perumahan Kotakarang, Blok E, Nomor 5, Telukbetung Timur, Bandarlampung, Lampung.

Cecep mengaku mendapat pesanan menjahit pakaian itu dari Pemprov Lampung. Ia pun diberi deadline pengerjaan untuk merampungkan pakaian tersebut. Yakni selama sepuluh hari.

Cecep pun akhirnya berhasil menjalani tugasnya. Berkah pun didapatnya. Karena karyanya dikenakan Jokowi, ia mengaku kebanjiran orderan jahit.

Selain Cecep, budayawan Lampung Anshori Djausal juga ternyata ikut andil dalam mempersiapkan pakaian adat Lampung untuk dikenakan Jokowi.

Bang Anshori -sapaan akrab saya kepada Anshori Djausal- ternyata yang mendesain penutup kepala yang dikenakan Jokowi. Penutup kepala itu disebut kikat.

BACA JUGA  Gorila Corona

Ia mengaku hanya membantu Dinas Pariwisata dan Dekranasda Lampung untuk mendesain Kikat tersebut.

Bang Anshori mengatakan, pakaian yang dikenakan Jokowi adalah pakaian adat Lampung Pepadun. Sementara, Kikat yang digunakan berbentuk Manuk Mekhem atau Punai Mekhem. Yang mengandung arti burung tidur.

Penutup kepala itu kerap dipakai penyimbang adat Pepadun. Ia menambah hiasan batu bungur tanjungbintang. Pada bagian depannya.

Pastinya, karena Jokowi mengenakannya di HUT ke-76 RI, pakaian adat Lampung menjadi pusat perhatian nasional. Sehingga, menjadi momentum mengenalkannya ke seluruh masyarakat Indonesia.

Tentunya juga akan menggugah warga Lampung, untuk terus mencintai pakaian adatnya.

Selain menumbuhkan kebanggaan warga Lampung, para pengrajin pakaian adat juga bisa terus semangat. Untuk memproduksinya. Bahkan menciptakan kreasi baru.

Sehingga, kelestarian pakaian adat terus terjaga. Tentu juga dengan budaya Lampung. Yang juga harus terus lestari.

Sebab, kata orang bijak: budaya akan memperluas pikiran dan semangat kita.(Wirahadikusumah)

Share :

34 views

Baca Juga

Wirahadikusumah

Wira Corner

Celetukan Deskripsi
Wirahadikusumah

Wira Corner

Pesan untuk Pemred
Wirahadikusumah

Wira Corner

Gorila Corona
Wirahadikusumah

Wira Corner

Mesin Baru
Wirahadikusumah

Wira Corner

Murka Mantan Nahkoda
Wirahadikusumah

Wira Corner

Serudukan Banteng
Wirahadikusumah

Wira Corner

Legawa Ardito
Wirahadikusumah

Wira Corner

Wajah Baru