Bupati Dendi Tegaskan Komitmen Wujudkan Rumah Layak untuk Warga Miskin

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Dendi Ramadhona saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama sejumlah asosiasi dan himpunan pengembang perumahan di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (22/7/2025).

Rakor ini menjadi ajang penting dalam menyelaraskan program pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Pesawaran, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

*Kolaborasi antara pemerintah dan para pengembang sangat krusial agar pembangunan perumahan bagi MBR bisa berjalan maksimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Bupati Dendi dalam sambutannya.

Baca Juga :  Cegah Investasi Ilegal, Pesawaran Gencarkan Literasi Saham Bersama OJK dan BEI

Salah satu bahasan utama dalam Rakor ini adalah optimalisasi program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)—skema subsidi dari pemerintah pusat untuk membantu masyarakat memiliki rumah dengan bunga rendah dan syarat yang terjangkau.

Dendi mengungkapkan, dari target nasional 350.000 unit FLPP yang harus tersalurkan pada 2025, baru sekitar 124.000 unit yang terealisasi hingga pertengahan tahun. Oleh karena itu, Pesawaran siap mengambil peran lebih besar.

“Pemkab Pesawaran memberikan kemudahan bagi pengembang, termasuk penyederhanaan proses perizinan. Bahkan, kami membebaskan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pembangunan rumah MBR,” jelasnya.

Baca Juga :  Semarak HUT KORPRI ke-80 dan HGN ke-31, Guru Tegineneng Unjuk Kreativitas

Lebih lanjut, Dendi merinci beberapa syarat penerima FLPP, antara lain Warga Negara Indonesia (WNI), belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan, serta penghasilan maksimal Rp10 juta per bulan untuk pasangan menikah atau Rp8,5 juta untuk individu.

“Dengan kemudahan dan insentif yang kami berikan, saya harap para pengembang bisa lebih aktif dalam menghadirkan hunian terjangkau dan mendorong pembangunan permukiman yang berkelanjutan di Pesawaran,” pungkasnya.

Rakor ini turut dihadiri berbagai organisasi pengembang ternama seperti REI Lampung, ASPERI, APERSI, HIMPERA, ASPRUMNAS, PI, serta PT Perumnas Lampung, dan perangkat daerah terkait lainnya. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Pedang Pora Sambut Kapolres Baru Pesawaran
3.457 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, Bupati Nanda Tekankan Kinerja dan Integritas
UPT Korwilcam Gedongtataan Fokus Bentuk Siswa Cerdas dan Berkarakter
Dari Gerak Anak Indonesia Hebat hingga Kurikulum Merdeka, Inovasi Pendidikan Way Khilau
Pelaku Pencabulan Anak di Gedong Tataan Ditangkap Polisi
Semarak HUT KORPRI ke-80 dan HGN ke-31, Guru Tegineneng Unjuk Kreativitas
Diseminasi Matematika Gembira, Upaya Disdikbud Pesawaran Tingkatkan Kompetensi Guru
Peringati HGN, Wabup Pesawaran Ajak Masyarakat Hormati Pengabdian Guru
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:38 WIB

Pedang Pora Sambut Kapolres Baru Pesawaran

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:37 WIB

3.457 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, Bupati Nanda Tekankan Kinerja dan Integritas

Rabu, 31 Desember 2025 - 20:07 WIB

UPT Korwilcam Gedongtataan Fokus Bentuk Siswa Cerdas dan Berkarakter

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:38 WIB

Dari Gerak Anak Indonesia Hebat hingga Kurikulum Merdeka, Inovasi Pendidikan Way Khilau

Kamis, 18 Desember 2025 - 08:28 WIB

Pelaku Pencabulan Anak di Gedong Tataan Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Kepala Bagian Pengadaan Barjas Setdakab Lampura, Chandra Setiawan.

BREAKING NEWS

Barjas Bongkar Fakta, 24 Proyek Lampung Utara Tak Pernah Masuk Lelang

Selasa, 13 Jan 2026 - 15:09 WIB

Ini bukti surat palsu yang beredar.

BREAKING NEWS

BKPPD Lamtim Bongkar Surat Mutasi ASN Palsu, Sekolah Diminta Waspada!

Selasa, 13 Jan 2026 - 12:47 WIB

Ribuan masyarakat desa penyangga TNWK saat unjuk rasa di depan Kantor Balai TNWK, Selasa (13/1/2026).

BREAKING NEWS

Dihantui Gajah Liar, Ribuan Warga Desa di Way Kambas Serbu Balai TNWK

Selasa, 13 Jan 2026 - 11:13 WIB