Home / BANDAR LAMPUNG / PERISTIWA

Selasa, 28 November 2023 - 10:33 WIB

PT KAI Divre IV Tanjungkarang Tertibkan Lahan dan Bangunan di Jalan Rambutan Pasir Gintung

Petugas dari PT KAI Divre IV Tanjungkarang mengngkut barang-barang milik warga yang rumahnya ditertibkan, Selasa (28/11/2023). Foto: Sulaiman

Petugas dari PT KAI Divre IV Tanjungkarang mengngkut barang-barang milik warga yang rumahnya ditertibkan, Selasa (28/11/2023). Foto: Sulaiman

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Divre IV Tanjungkarang menertibkan bangunan milik KAI yang berlokasi di Jalan Rambutan Ujung, Kelurahan Pasir Gintung, Bandar Lampung pada Selasa (28/11/2023).

Manager Humas Divre IV Tanjungkarang Azhar Zaki Assjari mengatakan, KAI telah memiliki bukti kepemilikan berupa Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) No.187 yang terbit pada tahun 2016.

Berdasarkan dari grondkaart yang dimiliki PT KAI. Dari Grondkaart ini, PT KAI mengajukan diterbitkannya sertipikat pada lahan seluas 1.460 m2.

Di atas tanah tersebut berdiri satu rumah dan dua belas kios, yang tidak memiliki sama sekali keterikatan hukum atau berkontrak dengan KAI.

“Sebelumnya lahan ini telah disertifikatkan oleh pihak lain, namun KAI mengajukan gugatan pembatalan atas sertipikat tersebut. Dengan dasar dari sertipikat yang telah dimiliki PT KAI, dan juga dari grondkaart,” ujarnya.

Zaki mengungkapkan, adapun pengajuan gugatan tersebut tercatat di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Provinsi Lampung dengan Nomor Perkara 19/G/2020/PTUN.BL dengan Status Perkara Berkekuatan Hukum Tetap (Inckraht).

Atas pengajuan gugatan tersebut PTUN Provinsi Lampung membatalkan Sertifikat Hak Milik Nomor 3/Sd tahun 1968 sesuai hasil putusan atas perkara No: 19/G/2020/PTUN.BL tanggal 30 November 2020 yang dimenangkan KAI.

“Kita telah melakukan berbagai upaya pendekatan dan prosedural sebelum melakukan penertiban,” ujarnya.

Menurutnya Pada tahun 2019 KAI telah melakukan sosialisasi kepada penghuni aset perusahaan yang berada di Jalan Rambutan tersebut.

KAI juga telah memberikan Surat Peringatan (SP) hingga tiga kali pada Maret 2020 sampai Februari 2022.

Namun KAI menjelaskan, karena kondisi saat itu masih dalam masa Covid-19, keamanan wilayah belum mengizinkan untuk dilakukan penertiban.

“Pada Juli, September dan November 2023, KAI kembali mengirimkan Surat Peringatan (SP). Tetapi sampai saat ini tidak ada itikad baik dari penghuni rumah untuk mengosongkan lahan tersebut,” katanya.

Meskipun keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) membatalkan sertipikat yang dimiliki penghuni aset KAI tersebut yang artinya jelas aset merupakan milik KAI,” tambah Zaki.

Meski demikian, KAI melakukan penertiban sesuai prosedur yang berlaku, mengedepankan pendekatan humanis serta didampingi aparat kewilayahan, TNI dan Polri.

Divre IV Tanjungkarang juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparat kewilayahan yang mendukung upaya penertiban tersebut.

“KAI Divre IV Tanjungkarang sampai saat ini terus melakukan berbagai upaya pengamanan aset-aset perusahaan dari pihak-pihak yang ingin melakukan perampasan,” ungkapnya. (*)

Red

Share :

391 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Jatuh saat Bantu Truk Putar Arah, Warga Kedaton Tewas Dilindas

BANDAR LAMPUNG

Kasus Corona di Lampung Mendekati Angka 7.000

BANDAR LAMPUNG

Dharma Wanita Disperindag Lampung Bagikan 50 Paket Lauk dan Sayur

BANDAR LAMPUNG

Tak Lagi Terpusat, Pengadaan Logistik Pemilu 2024 Juga Dilakukan di Daerah
Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG

Gubernur Arinal Siap Implementasikan Aplikasi Belanja Langsung untuk Cegah Korupsi

BANDAR LAMPUNG

Tiga Pengeroyok Nakes Puskesmas Kedaton Dituntut Dua Bulan Penjara

BANDAR LAMPUNG

Erick Thohir dan Zulhas Kumpulkan Tokoh-Tokoh Lampung

BANDAR LAMPUNG

Peserta CPNS Positif Covid-19 Bisa Ikut Tes SKB Ulang