Waspada! Lampung Masuk Potensi Zona Gempa Megathrust

- Jurnalis

Jumat, 5 Maret 2021 - 23:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi lampungcorner.com group.

Ilustrasi lampungcorner.com group.

Warga Lampung, khususnya yang tinggal dekat Selat Sunda patut waspada. Sebab, daerah tersebut diprediksi masuk dalam zona gempa megathrust.

Hal itu diungkapkan Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam rakornas Penanganan Bencana Tahun 2021 yang disiarkan YouTube BNPB, Kamis (4/3/2021).

Seperti dikutip lampungcorner.com dari detik.com, Luhut mengatakan, potensi gempa megathrust terjadi di Barat pantai Sumatera dan Selatan Pulau Jawa. Karenanya, ia meminta pemerintah daerah setempat untuk melakukan mitigasi.

Awalnya, Luhut memaparkan gempa pada Januari 2021. Yang gempa itu menimbulkan kerusakan.

”Jika Anda lihat di beberapa tempat, walaupun skalanya nggak besar, yang di Sulut, Talaud, itu magnitudonya sudah 7,1,” katanya.

Luhut kemudian memaparkan potensi gempa megathrust di Indonesia. Luhut menyebut potensi itu mungkin terjadi di Barat Pulau Sumatera dan Selatan Pulau Jawa.

”Kita takut megtahrust ini,  yang bisa saja terjadi di pantai Barat Sumatera, pantai Selatan Jawa. Ini memang kita harus duga kalau itu akan terjadi. Di mana? Kapan? Dan bagaimana? Itu yang kita tidak tahu. Itulah alam itu. Jadi kita semua harus siap menghadapi itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Purbaya Blak-blakan soal Pencopotan dari Kursi Menkeu

Berdasarkan slide yang dipaparkan Luhut, zona megathrust tersebut di antaranya adalah Kepulauan Mentawai; Lampung Selat Sunda; Banten; Selatan Bali; Sulawesi Utara; Laut Maluku; Utara Papua; dan Laut Banda.

Ia juga memaparkan zona aktif gempa pada Januari 2021. Menurutnya, perlu diperhatikan pemerintah daerah.

”Kemudian dasar satu, zona aktif gempa Januari 2021 ini tolong kita simak zona aktif gempa Januari. Gempa Januari 2021 itu ada di Aceh, Nias. Aceh mungkin tidak berulang tsunami, mungkin menurut saya, saya tidak tahu. Tapi, karena baru 15 tahun yang lalu. Namun, di Nias bisa saja terjadi, atau di Padang, karena Padang daerah patahannya itu. Atau juga di Bengkulu itu juga daerah-daerah berbahaya, Lombok, Sumbawa, Sumba, Sulbar, Sulteng, Gorontalo, Laut Maluku, Seram. Ini semua area yang perlu kita perhatikan,” pesannya.

Baca Juga :  Purbaya Diganti, Menkeu Suahasil Nazara: APBN Fokus Program Prioritas Pemerintah

Selain itu, Luhut menjabarkan zona rawan tsunami. Ia meminta kepada kepala daerah untuk memetakan potensi tersebut dan melakukan mitigasi.

”Kalau kita lihat peta sebaran desa rawan tsunami di Indonesia, Anda bisa lihat semua ini terdampak. Jadi, teman-teman gubernur atau bupati yang melihat peta sebaran rawan ini, saya kira sudah punya semua. Ayo kita hati-hati! Jangan karena sudah setahun tidak ada, tiga tahun tidak ada, atau lima tahun tidak ada, lantas besok tidak ada, besok bisa saja. Atau setelah ini pun bisa saja. Karena tidak ada yang bisa mengatur gempa ini,” ungkapnya.

”Jadi, saya berharap kita semua supaya tidak pernah mengatakan tidak ada. Semua potensi bisa terjadi besok, bisa terjadi lusa,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

Dukungan Tembus 80,83 Persen, Berkas Pencalonan Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Diserahkan ke PWI Pusat
PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi
Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama
Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern
Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun
Prabowo Subsidi Biaya Haji 2027 Rp3 Juta, Pelunasan Jemaah Turun Jadi Rp23,2 Juta
PTPN I dan IPB Sulap Tankos Sawit Jadi Helm hingga Rompi Antipeluru
Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?
Berita ini 837 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:30 WIB

Dukungan Tembus 80,83 Persen, Berkas Pencalonan Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Diserahkan ke PWI Pusat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:35 WIB

PTPN I Raih Dua Trofi AHI 2026, Perkuat Komunikasi di Era Transformasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Momen Presiden Prabowo Sapa Sherly Tjoanda Disambut Riuh Tepuk Tangan: Pemilu Masih Lama

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Prabowo Tekankan Penguatan TNI-Polri Hadapi Tantangan Keamanan Modern

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Prabowo Bertolak ke Halmahera Tengah, Luncurkan Hilirisasi Senilai Rp180 Triliun

Berita Terbaru

Kadisdikbud Provinsi Lampung Thomas Amrico saat diwawancarai di kantornya, Selasa (3/11/2026).

BREAKING NEWS

Unggah Dokumentasi TKA ke Medsos, 8 Sekolah di Lampung Kena Tegur

Selasa, 3 Nov 2026 - 19:48 WIB