Program Desa Cantik 2026 Siap Dongkrak Kualitas Data di Pesawaran

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, PESAWARAN – Upaya memperkuat pembangunan desa berbasis data kian serius digarap. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pesawaran resmi mencanangkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, Senin (13/4/2026), di Kantor BPS setempat.

Pencanangan ini tidak sekadar seremoni. Dalam momentum yang sama, BPS juga mengukuhkan Agen Statistik Desa—figur kunci yang akan menjadi ujung tombak pengelolaan dan pemanfaatan data di tingkat desa.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pesawaran, Nur Asikin, Kepala BPS Pesawaran Gunawan Catur Prasetyo, para kepala desa, serta agen statistik dari sejumlah desa.

Kepala BPS Pesawaran, Gunawan Catur Prasetyo, menegaskan bahwa Program Desa Cantik merupakan langkah strategis dalam memperkuat statistik sektoral hingga ke akar rumput.

Desa, kata dia, tidak lagi hanya menjadi objek pendataan, melainkan harus bertransformasi menjadi subjek pembangunan yang berbasis data.

Baca Juga :  Lampung Perkuat Tata Kelola Aset, ATR/BPN Siapkan 9 Program

“Data yang akurat adalah fondasi utama dalam perencanaan pembangunan. Tanpa data, arah kebijakan akan sulit tepat sasaran. Melalui program ini, kami mendorong desa agar mampu mengelola data secara mandiri, terstruktur, dan berkualitas,” tegasnya.

Pada tahun 2026, program ini difokuskan pada tiga desa, yakni Desa Sidodadi, Desa Sungai Langka, dan Desa Cipadang. Pembinaan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan intensif, monitoring, hingga evaluasi.

Seluruh proses tersebut akan bermuara pada pemberian penghargaan dalam peringatan Hari Statistik Nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Pesawaran, Nur Asikin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut. Di tengah keterbatasan anggaran desa, ia menilai optimalisasi data menjadi kunci menjaga kualitas pembangunan.

“Sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan desa sangat penting. Dengan data yang kuat, desa tetap bisa meningkatkan kinerja pembangunan meski anggaran terbatas,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa

Sebagai penguatan kelembagaan, dilakukan pula pengukuhan Agen Statistik Desa dari tiga desa lokus. Prosesi ditandai dengan penyematan selempang oleh Kepala BPS bersama perwakilan Dinas PMD, sebagai simbol dimulainya peran agen statistik dalam mengelola dan menyebarluaskan data desa.

Para agen statistik ini nantinya akan membantu kepala desa dalam pendataan, pengelolaan, hingga pemutakhiran data statistik sektoral secara berkelanjutan.

Mereka juga berperan dalam meningkatkan literasi data, menyajikan informasi pembangunan secara visual, serta memastikan data yang digunakan akurat dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, BPS Pesawaran turut memberikan apresiasi kepada Desa Karang Anyar yang berhasil meraih predikat Desa Cantik Terbaik II tingkat Provinsi Lampung tahun 2025.

Cinderamata juga diserahkan kepada desa-desa berkelanjutan sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dalam pengelolaan data. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung
ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas
Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September
Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan
Tiga OPD Raih Penghargaan Pelayanan Publik
11 Raperda Dibahas, Pemkab Tubaba Tekankan Regulasi yang Berpihak pada Masyarakat
Pemkab Tubaba Evaluasi Perda, Pastikan Regulasi Tak Berhenti di Atas Kertas
Blak-blakan! Prabowo Ungkap Banyak Pemda Tak Pakai Anggaran dengan Optimal
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WIB

Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 19:38 WIB

ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas

Jumat, 18 September 2026 - 19:11 WIB

Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September

Jumat, 18 September 2026 - 18:54 WIB

Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan

Kamis, 17 September 2026 - 20:36 WIB

Tiga OPD Raih Penghargaan Pelayanan Publik

Berita Terbaru