RSUD Ryacudu Terbakar, Bupati Hamartoni Minta Penanganan Pascakebakaran Dilakukan Cepat

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampura Hamartoni Ahadis turun langsung meninjau lokasi kebakaran di RSUD Ryacudu, Senin (31/8/2026).

Bupati Lampura Hamartoni Ahadis turun langsung meninjau lokasi kebakaran di RSUD Ryacudu, Senin (31/8/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Kebakaran yang melanda Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H.M. Ryacudu Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Minggu (30/8/2026) malam, langsung menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura).

Sehari setelah peristiwa tersebut, Bupati Lampura Hamartoni Ahadis turun langsung meninjau lokasi kebakaran, Senin (31/8/2026).

Didampingi jajaran pemerintah daerah, Hamartoni melihat langsung kondisi bangunan yang terdampak sekaligus memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan.

Setibanya di RSUD H.M. Ryacudu, Bupati langsung menuju area yang terdampak kebakaran. Kedatangannya disambut Direktur RSUD H.M. Ryacudu, dr. Cholif Paku Alamsyah.

Dalam peninjauan tersebut, Hamartoni didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Intji Indriati, Kepala Dinas Kesehatan dr. Maya Natalia Manan, Kepala Dinas Kominfo Gunaido Uthama, serta Plt. Kasat Pol PP Khairul Anwar.

Saat peninjauan berlangsung, area yang menjadi titik kebakaran masih dipasangi garis polisi. Aparat kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap penyebab terjadinya kebakaran.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Siapkan Perpanjangan Kontrak 2.196 PPPK Paruh Waktu

Hingga Senin, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Meski kebakaran sempat menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Api berhasil dikendalikan setelah petugas gabungan mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit water cannon milik Polres Lampura.

Namun, keselamatan pasien menjadi perhatian utama ketika kobaran api terjadi. Sebanyak 12 pasien yang sedang menjalani perawatan di ruang ICU terpaksa dievakuasi sementara sebagai langkah antisipasi selama proses pemadaman berlangsung.

Informasi awal menyebutkan, api membakar salah satu ruangan yang digunakan untuk menyimpan peralatan medis. Kobaran api sempat membuat panik warga dan menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar rumah sakit.

Baca Juga :  Sempat Dilanda Kebakaran, Pelayanan Pasien RSUD Ryacudu Kotabumi Kembali Normal

Bupati Hamartoni menegaskan, penanganan pascakebakaran menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Evaluasi terhadap kondisi bangunan maupun fasilitas yang terdampak dinilai perlu segera dilakukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu.

“Yang paling utama adalah keselamatan pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Penanganan pascakebakaran harus dilakukan dengan cepat dan terukur,” tegas Bupati saat meninjau lokasi.

Pemerintah daerah bersama manajemen RSUD H.M. Ryacudu juga diminta memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, sembari menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait penyebab kebakaran.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena RSUD H.M. Ryacudu merupakan salah satu fasilitas kesehatan utama bagi masyarakat Lampura.

Karena itu, selain penanganan terhadap kerusakan akibat kebakaran, keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat menjadi hal yang tidak kalah penting. (*)

Berita Terkait

Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya
Diduga Jarang Ngantor, Sekda Lamtim Bakal Panggil Plt Kadis PUPR
Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Diduga Jarang Ngantor, Sekda Lamtim Bakal Panggil Plt Kadis PUPR

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Berita Terbaru

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras saat melakukan kunjungan kerja ke Afdeling Plalangan, Kebun Kopi Ijen, pada 14–15 Oktober 2026.

BISNIS

PTPN I Genjot Hilirisasi Kopi Ijen, Bidik Pasar Ekspor

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:13 WIB

BANDAR LAMPUNG

Pleno Terakhir PWI Lampung, Konferprov Digelar 1 Desember

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:07 WIB

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir dan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Humas PWI

Lampungcorner.com

PWI-Lemhannas Teken MoU, Perkuat Peran Pers Jaga Ketahanan Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:15 WIB