LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Ketersediaan beras di Lampung dijamin masih mencukupi untuk konsumsi hingga akhir 2021.
Jaminan itu disampaikan pihak Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Lampung, Rabu (21/7/2021).
Kepala Bulog Divre Lampung Faisal mengatakan, jumlah stok beras di Bulog kini mencapai 58.000 ton. Apalagi Bulog masih terus melakukan penyerapan gabah petani.
“Ketersediaan beras di Lampung dipastikan cukup untuk konsumsi masyarakat hingga akhir tahun. Dengan stok beras Bulog 58.000 ton itu, bahkan hingga tahun depan masih aman,” klaim Faisal.
Optimisme itu menurut Faisal, karena saat ini sejumlah wilayah di Lampung masih melakukan panen.
Di lansir dari rilislampung.id (group lampungcorner.com), selain menjaga ketersediaan beras dengan terus menyerap gabah petani, pihaknya juga menurut Faisal terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga stabilitas harga dan peningkatan produksi padi.
Menurut data, Provinsi Lampung sebagai salah satu daerah penghasil produk pertanian memiliki luas baku sawah 361.699 hektar.
Pada 2019 panen padi mencapai 464.103 hektar dengan produktivitas 2,16 juta ton gabah kering giling (GKG) atau setara dengan 1,24 juta ton beras.
Sementara pada 2021 target tanam padi Lampung diperkirakan mencapai 3 juta ton untuk memenuhi kebutuhan pangan Lampung dan sejumlah daerah. (*)
Red















