Fenomena Alam di Lumbok Seminung, Kerugian Petani Ikan Bisa Mencapai Miliaran Rupiah

- Jurnalis

Kamis, 12 Januari 2023 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ikan KJA di Lumbok Seminung, Kamis (12/1/2023). Foto: Ari

Kondisi ikan KJA di Lumbok Seminung, Kamis (12/1/2023). Foto: Ari

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Barat — Dampak fenomena alam di perairan Danau Ranau, Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), terus bertambah.

Sampai hari ini, Kamis (12/1’2023) jumlah kerugian pembudidaya ikan Keramba Jaring Apung (KJA) mencapai Rp 1 miliar.

Edison (29) salah satu pembudidaya ikan KJA Pekon Kagungan mengatakan, perkiraan sementara sebanyak 30 sampai 40 ton ikan mati akibat fenomena alam tersebut.

“Kalau jumlah realnya kita belum tahu pasti, namun perkiraan sudah puluhan ton. Contohnya punya Hariyadi, ikannya mati sebanyak 7-8 ton tiap keramba. Kalau 4-5 keramba, jelas itu sampai puluhan ton ikan yang mati,” ujar Edison.

Jika dikalkulasikan, lanjut Edison, ika dijual Rp 25 ribu/kilogram. Kalau sampai 40 ton ikan yang mati  maka total kerugian mencapai Rp 1 Miliar.

“Fenomena seperti ini pernah terjadi pada tahun 2017 silam. Biasanya hanya berlangsung satu sampai tiga hari,  sekarang sudah sepuluh hari lebih. Memang tensinya naik turun artinya kadar belerangnya naik turun,” imbuh Edison.

Baca Juga :  Apresiasi Lampung Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027, Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional

Lebih lanjut Edison menerangkan, ikan yang sudah tidak dapat dikonsumsi lagi. Hal itu dimanfaatkan petani untuk pakan ikan lele dan patin. Namun jika masih lahak konsumsi masih laku Rp 15 ribu/kilogram.

Edison berharap, Pemkab Lambar dapat memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi dan bisa memfasilitasi para pembudidaya ikan KJA. Utamanya, agar Pemkab berkoordinasi dengan pihak perbankan supaya diberikan keringanan dalam pengembalian dana pinjaman.

“Kami sebelumnya sudah memikirkan untuk membayar bank, untuk membeli pakan dan segala macam. Karena adanya fenomena ini, semuanya buyar dan sama saja kami mulai dari nol,” imbuhnya.

Kepala Dinas Perikanan Lambar Kamaludin mengatakan, pihaknya telah meninjau dan melakukan koordinasi ke pembudidaya yang terdampak fenomena alam.

Kamaludin mengaku, terdapat dua jenis ikan akibat fenomena tersebut, pertama yang masih aman dikonsumsi dan yang tidak bisa dikonsumsi. Untuk yang masih bisa dikonsumsi yaitu ikan yang memang belum mengeluarkan bau tidak sedap.

Baca Juga :  Apresiasi Lampung Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027, Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional

Sedangkan ikan yang tidak bisa di konsumsi yaitu ikan yang sudah satu jam mengapung dipermukaan. Atas kejadian ini Pemkab Lambar siap memfasilitasi para pembudidaya yang menggunakan pembiayaan perbankan.

“Kami upayakan untuk diberikan keringanan waktu pengembalian. Sehingga para pembudidaya tidak merasa terbebani,” ujar Kamaludin.

Kemudian untuk program Dinas, jika memang dananya mencukupi pada tahun 2024 mendatang akan diberikan bantuan berupa alkon dan alat alat blower benih bahkan pakan ikan.

Untuk mengetahui lebih jauh terkait fenomena air di Danau Ranau, Dinas Lingkungan Hidup sedang mengambil sampel air untuk melihat parameter Kimia seperti kadar oksigen dalam air dan Parameter Fisika. (*)

Red

Berita Terkait

Apresiasi Lampung Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027, Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional
Sijago Merah Hanguskan Rumah Dua Lantai di Pekon Canggu Lampung Barat
Bupati Parosil Lantik Ratusan Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya!
Parosil Mabsus Siap Kawal Program Tiga Juta Rumah, Wujudkan Asta Cita Prabowo Subianto
Warga dan Penjual Air Deruman Bantu Padamkan Kebakaran, Bupati Parosil Turun Langsung dan Sampaikan Apresiasi
Rumah Warga di Lambar Ludes Terbakar, Armada Damkar Rusak Picu Kekecewaan Warga
Kebakaran Hebat di Sukabumi, Tiga Rumah Rata dengan Tanah
Bank Lampung KCP Liwa Sampaikan Permohonan Maaf atas Keluhan Nasabah, Siap Tingkatkan Layanan
Berita ini 349 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:54 WIB

Apresiasi Lampung Tuan Rumah HPN-Porwanas 2027, Parosil Siapkan Kopi Robusta Lambar ke Panggung Nasional

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:40 WIB

Sijago Merah Hanguskan Rumah Dua Lantai di Pekon Canggu Lampung Barat

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:05 WIB

Bupati Parosil Lantik Ratusan Pejabat, Berikut Daftar Lengkapnya!

Selasa, 29 April 2025 - 12:28 WIB

Parosil Mabsus Siap Kawal Program Tiga Juta Rumah, Wujudkan Asta Cita Prabowo Subianto

Kamis, 10 April 2025 - 19:19 WIB

Warga dan Penjual Air Deruman Bantu Padamkan Kebakaran, Bupati Parosil Turun Langsung dan Sampaikan Apresiasi

Berita Terbaru