LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Seorang pria tanpa identitas ditemukan tak bernyawa dengan posisi terbaring di depan ruko Ramayana, Jalan Raden Intan, Gunung Sari, Enggal, Senin (13/2/2023).
Terlihat di dekat mayat tersebut terdapat nasi bungkus dan beberapa tusuk sate.
Salah satu teman korban, Fatmawati (40), menyebut bahwa lelaki itu biasa dipanggil ‘Botak’. Namun ia tidak mengetahui latar belakangnya.
“Tadi pagi sekitar jam 8, saat saya menyapu di belakang, dikabari anak-anak katanya ada yang meninggal,” ujarnya.
Dia langsung ke lokasi untuk melihat siapakah yang meninggal.
“Saat saya lihat, ternyata kenal sama orang itu. Asalnya dari Palembang,” ungkapnya.
Menurut dia, Botak baru sepuluh hari ke Bandarlampung untuk mengadu nasib.
“Kadang dia menjadi pengemis, kadang bantu-bantu apa saja,” jelasnya.
Mengutip tukang becak, Botak masih duduk santai di depan ruko dan ngobrol sekira pukul 07.00 WIB.
Namun setelah beberapa saat, korban tiba-tiba tertidur di lantai yang dilapisi kardus.
“Kalau sakitnya saya kurang tahu. Tapi kata temannya ada asma,” pungkasnya. (*)
Red









