Kasus Penganiayaan di BKD Lampung: Korban Ditutup Mata, Sudah Minta Ampun Masih Dihajar

- Jurnalis

Rabu, 9 Agustus 2023 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paman salah satu korban bernama Farhan, Edy Syahari di BKD Lampung. Foto : Tampan

Paman salah satu korban bernama Farhan, Edy Syahari di BKD Lampung. Foto : Tampan

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Paman dari salah satu korban penganiayaan ASN di Kantor BKD Lampung mengatakan para korban dipukuli dengan mata ditutup.

Selain itu, para korban juga disuruh mengangkat tangan, lalu dihajar di bagian dada. Dipukul dengan tangan dan ditendang menggunakan sepatu.

Hal itu diungkapkan paman korban bernama Farhan, Edy Syahri kepada wartawan yang sedang liputan di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung, Rabu (9/8/2023).

“Kejadiannya sekitar jam 9 sampai jam 10. Keponakan saya bilang mereka itu matanya diikat ditutup. Kemudian dihajar disuruh angkat tangan. Sudah minta ampun masih juga dihajar,” kata Edy Syahri.

Baca Juga :  Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

Terkait penyebab tindakan kekerasan itu, Edy mengaku belum mengetahuinya, karena kondisi keponakannya belum sepenuhnya pulih. Namun Farhan yang merupakan lulusan IPDN dan sedang magang di BKD Lampung sampai pingsan.

Menurut Edy, korban tak kuat untuk pulang sendiri ke rumahnya dan meminta tolong kepada adik sepupunya untuk dijemput.

“Dia sampai pingsan dan minta tolong jemput ‘saya sudah tidak tahan lagi, tolong jemput saya’ kata dia sama adik sepupunya. Jadi dia akhirnya dijemput pakai mobil,” ungkap Edy.

Baca Juga :  Transparansi Keuangan Pringsewu, BPKAD Rilis Update Posisi RKUD, Saldo Kas Capai Rp20 Miliar, Zero Belanja Tak Terduga

Atas peristiwa itu, keluarga korban malam itu juga langsung membuat laporan polisi ke Polresta Bandarlampung.

“Tadi malam langsung ke Polrestas kebetulan ada Kanit III. Kalau untuk korban lainnya itu saya belum tahu (melapor atau tidak). Kita kan yang utamanya menyelamatkan kita dulu, kalau yang lain kita nggak tahu,” tandasnya.

Sampai saat ini, Farhan masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek. Sementara tim Inafis dari Polresta Bandarlampung sudah melakukan olah TKP di Kantor BKD Lampung. (*)

Red

Berita Terkait

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB