Home / BANDAR LAMPUNG

Selasa, 5 Desember 2023 - 13:16 WIB

Keluarga Korban Tolak Damai Kekeluargaan, Pihak Sekolah Sebut Tak Ada Perundungan

Gedung SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung. Foto : Pandu

Gedung SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung. Foto : Pandu

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Keluarga MA (17) siswi SMA 2 Muhammadiyah Bandar Lampung yang menjadi korban perundungan, meminta agar para pelaku segera diproses oleh pihak Kepolisian

Hal tersebut dikatakan Ci (24) kakak korban, saat ditemui Rilis.id Lampung di rumahnya, Senin (4/12/2024).

Menurut Ci, adiknya saat ini terkena gangguan mental dan suka berteriak hingga dibawa ke Rumah Sakit Jiwa.

“Jumat (1/12/2023) sekitar pukul 02.00 WIB, adik saya teriak-teriak,” kata Ci.

Keesokan harinya, Ci menemui wali kelas menanyakan apa yang dialami adiknya sambil memberitahukan jika adiknya tidak masuk sekolah dan mengikuti ujian. Namun, tanggapan wali murid masih mencari benar atau tidak adiknya menjadi korban perundungan.

Mendengar jawaban wali murid, Ci tidak puas dan mencari tahu dari saksi yang melihat adiknya di bully.

Ternyata, jawaban rekan adiknya mengaku bahwa pelakunya memang ada dan pernah di sidang. Tetapi tidak ada yang mengakui dan ada satu siswa yang menjadi pahlawan karena takut dengan temannya.

Atas peristiwa tersebut, Ci mengaku sudah membuat laporan ke Polresta Bandar Lampung.

“Saya bingung tapi berusaha kooperatif. Pihak sekolah meminta damai secara kekeluargaan, tapi saya tolak dan berharap pelaku ditangkap,” harapnya.

Sementara pihak sekolah diwakili Humasnya Oktoviani Delasani mengatakan tidak ada peristiwa perundungan tersebut.

Ia menjelaskan, keadaan dan situasi di sekolah setiap harinya nampak biasa saja tanpa ada hal yang melanggar.

“Saya wali kelasnya dia (MA) dan memang setiap hari biasa saja tidak ada perundungan asusila,” jelasnya.

Menurutnya, korban meminta tolong kepada temannya untuk merekam aksinya menggunakan bahasa Korea dan suaranya seperti mendesah.

Bahkan, Oktaviani menyebut korban cukup jahil, karena sengaja berbicara seolah-olah mendesah dan memang dekat dengan teman sekelasnya.

“Mereka ini baik-baik saja dan saya tidak menerima aduan dari korban bahwa dia dirundung,” pungkasnya.(*)

Red

Share :

157 views

Baca Juga

BANDAR LAMPUNG

Aklamasi, Dendi Ramadhona Kembali Pimpin Karang Taruna Lampung

BANDAR LAMPUNG

Gudang Timbun Solar Subsidi di Bumi Waras Digerebek, Lima Diamankan

BANDAR LAMPUNG

Kapal KMP 336 Milik PT ISAB Terbakar di Pelabuhan Panjang

BANDAR LAMPUNG

Janji BPKAD, Upah Petugas Kebersihan Dibayar Senin 30 Mei

BANDAR LAMPUNG

Bank Arta Kedaton Dirampok, Pegawai dan Satpam Tertembak

BANDAR LAMPUNG

Delapan Daerah dengan Tingkat Kematian Covid-19 di Atas 100 Orang

BANDAR LAMPUNG

PPKM Level 3 saat Nataru di Lampung, Dishub Matangkan Rencana Ganjil Genap

BANDAR LAMPUNG

Kabag Ops Polresta Bandarlampung dan Kapolsek Kedaton Diganti