Pulang ke Rumah, Tujuh Warga Lamtim Tersambar Petir Luka Bakar di Kaki

- Jurnalis

Senin, 25 Oktober 2021 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengunjungi rumah korban tersambar petir. Foto: Istimewa

Warga mengunjungi rumah korban tersambar petir. Foto: Istimewa

LAMPUNGCORNER.COM, Lampung Timur — Enam orang korban selamat akibat tersambar petir akhirnya diperbolehkan pulang ke rumah, Minggu (24/10/2021).

Mereka termasuk beruntung lantaran hanya mengalami luka bakar pada kaki.

Sementara, dua rekannya tewas dalam musibah yang terjadi di Dusun 5 Kuningan Desa Brajaasri, Wayjepara, Lampung Timur, Sabtu (23/10/2021), itu.

Dua korban meninggal dunia di tempat kejadian adalah Suhadi dan Maksum.

Sementara tujuh korban selamat yakni Julianto, Sumardi, Slamet, Agus, Poniman, Warsono, dan Ahmadi.

Pascakejadian tersebut, lima korban selamat tidak bisa berjalan dan dilarikan ke RS Permata Hati Wayjepara.

Baca Juga :  Kenang Jasa Pahlawan, Kejari Lamtim Tabur Bunga Peringati HUT Kejaksaan ke-81

Sedangkan, satu lainnya dirujuk ke RSUD Sukadana. Satu lagi langsung pulang.

“Mereka tidak main handphone meski membawa. Jadi begitu petir menghantam, ketujuh korban selamat ini masih bisa bicara,” papar Kades Brajaasri, Darusman.

Kendati begitu, kaki enam korban tak dapat digerakkan, seperti habis kesetrum listrik.

Untuk satu korban yang bisa berjalan, langsung pulang ke rumah dengan, sepeda motor dengan baju sobek-sobek.

Dia mengatakan, ketujuh korban rata-rata mengalami luka bakar ringan pada kaki.

Baca Juga :  Peserta Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Kumpulkan Data Naskap di Polres Lamtim

Aas kejadian itu, Camat Wayjepara menyempatkan datang memberi santunan ke rumah almarhum Suhadi.

Sedangkan Maksum, satu korban meninggal dimakamkan di daerah asalnya yakni Desa Sriminosari Kecamatan Matarambaru.

“Saya mengimbau kepada warga agar berhati-hati saat hujan disertai petir,” kata Darusman.

Tidak hanya Camat Wayjepara, Pemdes Brajaasri pun melakukan penarikan dana ke masyarakat untuk membantu korban.

Dia mengenang, peristiwa sama, pernah terjadi puluhan tahun lalu. Saat itu, seorang warga juga, meninggal. (*)

Red

Berita Terkait

Kapolres dan PWI Lamtim Sepakat Perkuat Sinergi, Soroti Oknum yang Catut Profesi Wartawan
Cegah Gangguan Kamtibmas, Lamtim Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB
Dugaan Plt Kadis PUPR Lamtim Jarang Ngantor Disorot, PWI Terima Sejumlah Laporan
PWI Lamtim Apresiasi Bapenda Libatkan Pers dalam Sosialisasi Pajak
Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP, Perlindungan PMI Diperkuat dari Desa hingga Luar Negeri
Kenang Jasa Pahlawan, Kejari Lamtim Tabur Bunga Peringati HUT Kejaksaan ke-81
Peserta Sespimmen Polri Angkatan ke-67 Kumpulkan Data Naskap di Polres Lamtim
159 Pekerja Migran Lamtim Terlindungi, BP3MI dan BPJS Serahkan Manfaat Rp2,03 Miliar
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Kapolres dan PWI Lamtim Sepakat Perkuat Sinergi, Soroti Oknum yang Catut Profesi Wartawan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Cegah Gangguan Kamtibmas, Lamtim Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Dugaan Plt Kadis PUPR Lamtim Jarang Ngantor Disorot, PWI Terima Sejumlah Laporan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:15 WIB

PWI Lamtim Apresiasi Bapenda Libatkan Pers dalam Sosialisasi Pajak

Kamis, 24 September 2026 - 14:40 WIB

Lamtim Resmi Integrasikan MRC ke MPP, Perlindungan PMI Diperkuat dari Desa hingga Luar Negeri

Berita Terbaru