Di Muktamar NU, Prabowo Beberkan Capaian 2 Tahun Pemerintahan: Swasembada Pangan, MBG hingga Kopdes Merah Putih

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOMBANG — Presiden Prabowo Subianto membeberkan sejumlah capaian pemerintah dalam menjalankan program prioritas nasional.

Klaim itu disampaikan Prabowo saat menghadiri pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Prabowo menyebut berbagai program pemerintah telah menunjukkan hasil signifikan meski pemerintahannya belum genap berjalan dua tahun.

“Belum sampai dua tahun kita telah mencapai prestasi-prestasi besar,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Salah satu capaian yang disorot adalah sektor pangan. Prabowo menegaskan Indonesia saat ini telah mencapai swasembada pangan.

Pemerintah, lanjut dia, juga tengah mengejar target swasembada energi dalam waktu dekat.

“Kita sudah swasembada pangan, dan sebentar lagi kita akan swasembada energi. Insyaallah dalam waktu yang tidak lama, kita tidak perlu impor terlalu banyak BBM dari mana pun,” ujarnya.

Selain pangan dan energi, Prabowo memaparkan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut dia, puluhan ribu dapur MBG telah beroperasi dan melayani lebih dari 62 juta penerima manfaat.

Baca Juga :  Sidak Dua SPBU di Lampung, Putri Zulhas Bongkar Penyebab Antrean BBM Mengular

“Kita telah membangun puluhan ribu dapur umum. MBG sudah sekarang dinikmati lebih dari 62 juta penerima manfaat,” bebernya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga sempat menyolek Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang hadir dalam acara.

Prabowo memuji Sudaryono sebagai sosok muda yang mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan program MBG.

“Kepala BGN yang baru sudah ada di sini. Ini anak muda yang jantungnya kuat,” kelakar Prabowo.

Menurut Prabowo, pelaksanaan MBG masih menghadapi sejumlah tantangan. Dia mengakui masih terdapat kekurangan dalam implementasi program tersebut. Namun, pemerintah berkomitmen melakukan perbaikan.

“MBG adalah program yang besar, tantangannya banyak, kekurangannya masih banyak, tapi kita akan selesaikan semua kekurangan tersebut,” tegasnya.

Prabowo menekankan manfaat program MBG harus dirasakan seluruh kelompok yang menjadi sasaran. Tidak hanya anak-anak, tetapi juga ibu hamil dan lanjut usia.

Baca Juga :  Dari Uang Masuk hingga Proyek Kampus, KPK Bongkar Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru Unsoed

“Yang penting adalah manfaat harus diterima oleh semua anak-anak kita dan semua ibu-ibu hamil dan semua orang tua lanjut usia. Itu tekad kita,” katanya.

Prabowo kemudian memaparkan perkembangan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Puluhan ribu koperasi tersebut, kata dia, akan segera beroperasi dan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan barang bersubsidi diterima masyarakat dengan harga terjangkau.

“Sebentar lagi puluhan ribu Koperasi Merah Putih akan beroperasi. Kita akan menjamin semua barang yang disubsidi rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya harga subsidi,” ujarnya.

Prabowo menegaskan barang subsidi tidak boleh menjadi komoditas perdagangan yang justru membuat masyarakat kesulitan memperolehnya.

“Barang subsidi tidak boleh diperdagangkan dan tidak akan diperdagangkan,” tegas Prabowo. (*)

Berita Terkait

Momen KPK Buka Tong Biru Berisi Rp934 Juta dari Rumah Adik Bupati, Buntut OTT Bupati Klaten
KPK Bongkar Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
OTT BNPB, KPK Amankan Rp5,47 Miliar: Uang Tunai, Emas dan Kripto
Prabowo Minta Kepala BNPB Kristomei Gas Terus, Karhutla Jadi Target Awal
Kristomei Sianturi Serahkan Kasus OTT BNPB ke Penegak Hukum
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB
KPK Tetapkan Lima Tersangka dalam OTT Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di BNPB
Kuota Solar Lampung Diprediksi Habis 24 November, Pertalite 18 Desember jika Tak Ditambah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Momen KPK Buka Tong Biru Berisi Rp934 Juta dari Rumah Adik Bupati, Buntut OTT Bupati Klaten

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:17 WIB

KPK Bongkar Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Prabowo Minta Kepala BNPB Kristomei Gas Terus, Karhutla Jadi Target Awal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Kristomei Sianturi Serahkan Kasus OTT BNPB ke Penegak Hukum

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Berita Terbaru

Tumpukan sampah telah menggunung di TPA Bakung. Foto diambil Kamis (15/10/2026).

BANDAR LAMPUNG

TPA Bakung Tak Kunjung Beres, WALHI Desak KLH Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 - 19:43 WIB

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras saat melakukan kunjungan kerja ke Afdeling Plalangan, Kebun Kopi Ijen, pada 14–15 Oktober 2026.

BISNIS

PTPN I Genjot Hilirisasi Kopi Ijen, Bidik Pasar Ekspor

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:13 WIB