Gerakan Pangan Murah Pemkab Lampung Selatan Disambut Antusias Warga Tajimalela

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Lamsel – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Perum Bulog serta stakeholder terkait menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, Rabu (6/3/2024.

Kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya dan langkah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Rencananya, program ini akan berlanjut ke sejumlah wilayah di Kabupaten Lampung Selatan.

Beberapa komoditi yang dijual gerakan pangan murah di Desa Tajimalela tersebut diantaranya, beras Rp53 ribu/5 kg, gula Rp16 ribu/kg, telur 28 ribu/kg dan minyak Rp14.000/liter.

Selanjutnya, komoditi lainnya, seperti cabe merah Rp.60.000/kg, cabe rawit/45.000/kg, bawang merah 25.000/kg, bawang putih 35.000/kg, produk pangan UMKM, serta produk olahan kering dan ikan.

Baca Juga :  Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini

Kepala DKP Lampung Selatan, Eka Riantinawati mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah juga bertujuan untuk membantu masyarakat agar mendapatkan ketersediaan bahan pangan dengan harga terjangkau, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

“Kita ingin membantu masyarakat, terutama ini menyambut bulan suci Ramadan dengan adanya lonjakan harga pangan yang tinggi, harapannya masyarakat dapat terbantu,” kata Eka Riantiawati saat ditemui lokasi GPM.

Ia menuturkan, dilihat dari jumlah kehadiran masyarakat di Lapangan Desa Tajimalela, tentunya Gerakan Pangan Murah tersebut sangat efektif. Melihat animo masyarakat yang luar biasa, menyambut baik kegiatan tersebut karena harganya jauh dibawah harga pasar.

“Kita juga tidak sendiri, kita bersama OPD terkait ada Dinas Pertanian, Perikanan, Perternakan, dan Bulog. Yang tentunya tiap semua komoditinya kita jual dibawah harga pasar,” ujar Eka Riantinawati.

Baca Juga :  General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Sementara itu,  Pimpinan Cabang Perum Bulog Lampung Selatan Nurmulyati Syahroni, mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan stok beras, gula, dan minyak untuk kegiatan itu, dengan jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Hari ini kita menyiapkan beras, gula dan minyak. Masing-masinng yakni beras 6 ton, minyak 300 liter, gula lebih kurang 150 kg,” Nurmulyati Syahroni.

Nurmulyati Syahroni juga menyampaikan, bahwa pihaknya selalu siap mendukung kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah agar masyarakat dapat terbantu dan memperoleh bahan pangan dengan harga relatif murah serta terjangkau. (Hy)

Berita Terkait

Beda TMT, Beda Waktu Gaji PPPK Paruh Waktu, BKD Lampung Selatan Pastikan SK Perpanjangan Segera Terbit
General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Berita Terbaru