Sosialisasi Arah Kebijakan DAK Tahun 2024, Nanang: Segera Tindaklanjuti

- Jurnalis

Rabu, 31 Mei 2023 - 23:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Lamsel – Kementerian PPN/Bappenas RI mengadakan Sosialisasi Arah Kebijakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2024 bersama pemerintah daerah secara virtual.

Kegiatan itu diikuti Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto melalui zoom meeting dari Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Rabu (31/5/2023).

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin beserta Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Badan Bappeda Aryan Sahurian dan beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait lainnya.

Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas Dr. Ir. Taufik Hanafi, MUP., menyampaikan, dalam Peraturan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor 4 Tahun 2019 tentang Tata Cara Perencanaan Dana Transfer Khusus pasal 8 mengamanatkan bahwa hasil pertemuan para pihak (Multilateral Meeting) DAK tingkat pusat perlu disampaikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) sebagai informasi untuk pengusulan DAK 2024.

“Sosialisasi ini merupakan rangkaian awal dari persiapan pengusulan DAK 2024 oleh pemerintah daerah. Akan kami sampaikan secara singkat tentang Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2024 dan upaya kita bersama secara berkelanjutan untuk memperbaiki kebijakan DAK,” kata Taufik Hanafi.

Dengan terselenggaranya sosialisasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam peningkatan kualitas pembangunan di daerah.

Baca Juga :  Imigrasi Kalianda Rayakan HUT ke-81 RI dengan Perlombaan dan Penguatan Kekompakan

“Hal ini bisa dilakukan dengan penyusunan prioritas pembangunan secara optimal,” kata Taufik Hanafi menambahkan.

Lebih lanjut Taufik Hanafi menjelaskan, dari 8 arah kebijakan RKP 2024 terdapat 5 arah kebijakan RKP yang didukung oleh DAK 2024.

“Diantaranya, pengurangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, penguatan daya saing usaha, pembangunan renda karbon dan transisi energi, serta percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas,” papar Taufik Hanafi.

Selain itu, DAK 2024 juga diarahkan untuk mendukung 4 fokus kebijakan tahun 2024. Yaitu penghapusan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, pengendalian inflasi, dan peningkatan investasi.

“Oleh karenanya untuk mencapai tujuan tersebut, dalam pelaksanaannya diperlukan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pusat,” kata Taufik Hanafi.

Disamping itu, sesuai dengan Pasal 131 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang KHPD, DAK dialokasikan sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk mendanai program kegiatan dan atau kebijakan tertentu dengan 5 tujuan.

“Pertama untuk mencapai prioritas nasional, mempercepat pembangunan daerah, mengurangi kesenjangan layanan publik, mendorong pertumbuhan perekonomian daerah dan atau mendukung operasionalisasi layanan publik,” ucap Taufik Hanafi.

Baca Juga :  Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto meminta kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lampung Selatan untuk segera menindaklanjuti apa yang menjadi arahan dari Kementerian PPN/ Bappenas.

“Saya minta kepada Perangkat Daerah segera menyiapkan usulan-usulan sesuai tema prioritas DAK di 2024 yang sesuai dengan kebijakan nasional. Saya juga minta data pendukung, data teknis, lokasi usulan DAK secara lengkap,” imbuh Nanang.

Nanang juga meminta keseriusan Perangkat Daerah dalam melaksanakan program-program yang telah disusun guna mendukung program prioritas dari pemerintah pusat. Selain itu, pelaksanaanya pun harus tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah diatur dalam perencanaan.

“OPD berkoordinasi dengan kementerian lembaga terkait. Jemput bola, jangan diam saja, OPD harus kreatif dalam hal kita melaksanakan prioritas DAK 2024. Percepatan penyerapan DAK harus sesuai dengan jadwal, jangan main-main, pelaporan pelaksanaan DAK 2023 saya minta dengan tepat waktu, jangan dianggap sepele,” tegas Nanang. (ptm)

Berita Terkait

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung
SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga
Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri
Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan
PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun
Poltekimipas 2026 Buka Formasi Khusus Putra-Putri Papua
Mau Jadi Taruna Poltekimipas? Siapkan 12 Dokumen Ini
Wisata Dominasi Permohonan Paspor di Imigrasi Kalianda, Capai 3.721 Pemohon
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:15 WIB

General Manager ASDP Bakauheni: HPN dan Porwanas 2027 Jadi Sejarah bagi PWI Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

SPAK Imigrasi Kalianda 98,45, Kakanim: Kepercayaan Masyarakat Harus Dijaga

Jumat, 4 September 2026 - 09:59 WIB

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pekerja Informal di Trans Tanjungan Didorong Ikut BPJS Ketenagakerjaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

PNS Kementerian Imigrasi Bisa Ikut Seleksi Poltekimipas, Usia Maksimal 25 Tahun

Berita Terbaru