Ketua Komisi I Sampaikan Panitia Pemekaran Bandar Negara Tolak Rencana 4 Desa Masuk Bandar Lampung

- Jurnalis

Kamis, 9 Oktober 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Komisi I DPRD Provinsi Lampung menerima aspirasi dari Panitia Pemekaran Bandar Negara terkait keberatan atas rencana penggabungan empat desa dari Kabupaten Lampung Selatan ke wilayah Kota Bandar Lampung.

Empat desa yang dimaksud meliputi Desa Way Huwi dan Jatimulyo di Kecamatan Jati Agung, serta Desa Kota Baru dan Sabah Balau di Kecamatan Tanjung bintang.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Fahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar rapat dengan Panitia Pemekaran Bandar Negara dan menghadirkan Biro Otonomi Daerah Pemerintah Provinsi Lampung.

“Panitia Pemekaran menolak rencana tersebut. Mereka tidak setuju jika ada upaya-upaya untuk menggabungkan empat desa yang sebelumnya masuk dalam rencana wilayah pemekaran Bandar Negara ke Kota Bandar Lampung,” kata Garinca, Kamis (9/10/2025).

Menurut Garinca, dalam forum tersebut pihaknya juga meminta penjelasan dari Biro Otonomi Daerah terkait rencana resmi penggabungan empat desa ke Kota Bandar Lampung.

“Sebab, kalau memang ada proses pemindahan desa ke Kota Bandar Lampung, tentu harus melalui tahapan-tahapan yang panjang dan tidak bisa serta-merta dilakukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Drama Penangkapan DPO di Lampura Berujung Maut, Tiga Polisi Terluka

Panitia Pemekaran, lanjut Garinca, juga menyampaikan sikap antisipatif jika rencana penggabungan benar-benar terealisasi.

“Dari Panitia Pemekaran sendiri, selain menyampaikan penolakan, mereka juga menyampaikan sikap antisipatif. Artinya, andaikata rencana itu benar-benar berjalan, mereka sudah mulai memikirkan alternatif lokasi lain untuk calon ibu kota Bandar Negara,” jelasnya.

Dalam posisi ini, Komisi I menegaskan akan tetap netral dan berdiri di atas semua kepentingan dan tentunya tetap mendukung cita-cita dari Panitia Pemekaran Bandar Negara selama sesuai dengan aturan perundang-undangan.

“Karena pada dasarnya, semangat pemekaran ini kan untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya yang selama ini mungkin harus menempuh jarak jauh untuk mengakses layanan pemerintahan,” tegas Garinca.

Komisi I DPRD juga mendorong Pemprov Lampung untuk melakukan kajian mendalam terhadap wacana penggabungan empat desa tersebut.

Garinca Reza Pahlevi juga mengingatkan pihak Panitia Pemekaran untuk tetap mempersiapkan diri atas berbagai kemungkinan yang terjadi.

Baca Juga :  Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan

“Masalah ini juga berkaitan dengan penyesuaian lokasi ibu kota baru, karena pembangunan kota baru itu akan masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Dan memang, PSN biasanya mengharuskan pusat pemerintahan berada di dalam wilayah kota,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika rencana tersebut memang merupakan ketentuan dari pemerintah pusat, maka semua pihak harus mengikuti.

Namun demikian, prosesnya tetap harus menjunjung asas keterbukaan dan tidak boleh mengabaikan aspirasi masyarakat.

Diketahui, pemekaran Kabupaten Lampung Selatan sudah disepakati bernama Kabupaten Bandar Negara. Isinya lima kecamatan yakni Natar, Jati Agung, Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram.

Nama tersebut disepakati dalam RDP DPRD Lampung Selatan bersama Tim Panitia Percepatan Pemekaran Daerah (TPPD) Kabupaten Bandar Lampung, Tim Daerah Otonomi Baru (DOB) Natar Agung, dan para tokoh setempat. (*)

Berita Terkait

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB