Pesilat Lampung Tersingkir Lawan DIY, Selisih Hasil Point 0,01 di PON 2025

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pesilat Lampung Zoland Ryo Febriano harus menerima kenyataan tersingkir dari persaingan lebih lanjut di kategori seni nomor tunggal putra Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri I di Kudus Jawa Tengah, Sabtu (18/10/2025).

Bermain di Djarum Arena 2, Zoland yang berhadapan dengan pesilat Yogyakarta Muhamad Afan Maulana, tampil lebih dahulu dalam waktu kurang lebih satu menit.

Didampingi pelatih silat seni Lampung Andre, Zoland tampak percaya diri memasuki arena yang dinilai oleh 6 juri di dapannya.

Baca Juga :  Rahmat Erwin Ukir Rekor Dunia, Indonesia Tambah Emas di Asian Games 2026

Zoland menampilkan beberapa jurus dengan sempurna tanpa keraguan atau kesalahan dalam beberapa gerakan sulit.

Seperti diketahui bahwa dalam pencak silat seni, penilaian dibagi menjadi tiga unsur utama yakni Biraga (raga), Birama (irama), dan Birasa (rasa).

Biraga menilai aspek fisik seperti kerapian, kesempurnaan, ketepatan, dan pengisian ruang gerak, sementara Birama menilai ketepatan, variasi, dan keserasian dengan musik.

Birasa fokus pada aspek penjiwaan, ekspresi, dan kesungguhan pesilat, serta penilaian kelengkapan dan ketepatan waktu penampilan.

Baca Juga :  Lampura Dapat Tambahan TKD Rp96,9 Miliar, Fiskal Daerah Makin Longgar

Dalam penilaian juri akhirnya jumlah poin yang dicapai Zoland 9,8 poin, sementara lawannya 9,9 poin.

Menurut Andre kekalahan 0,01 itu dari nilai power yang ditampilkan oleh pesilat dalam pertandingan.

“Ya memang sangat disayangkan kekalahan sangat tipis. Namun demikian ini harus kita ambil hikmahnya, untuk ke depan harus diperbaiki dari segi-segi yang lemah,” katanya usai pertandingan. (*)

Berita Terkait

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026
Rahmat Erwin Ukir Rekor Dunia, Indonesia Tambah Emas di Asian Games 2026
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:16 WIB

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Minggu, 27 September 2026 - 10:10 WIB

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Selasa, 29 Sep 2026 - 08:25 WIB