Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Tubaba Jadi Identitas dan Penggerak Ekonomi Kreatif

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TUBABA – Kekayaan motif batik di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi identitas daerah sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Tubaba Novriwan Jaya, saat mengunjungi Sentra Kerajinan Batik Kirana di Tiyuh Mercubuana, Kecamatan Way Kenanga, Rabu (26/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tubaba, Ny. Novianti Novriwan. Keduanya melihat langsung perkembangan Batik Kirana sekaligus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif yang bertumpu pada potensi lokal.

Bupati Novriwan Jaya menilai Tubaba sesungguhnya telah memiliki kekayaan motif batik yang sangat besar. Karena itu, pengembangan batik tidak selalu harus dilakukan dengan menciptakan motif baru.

Menurutnya, motif-motif yang sudah ada justru dapat terus dieksplorasi dan dikembangkan melalui permainan warna, komposisi, serta kepadatan motif. Dengan begitu, karakter dan identitas batik khas Tubaba dapat semakin kuat.

Baca Juga :  Lewat GERCEP, Kecamatan Tegineneng Percepat Penanganan Warga Rentan

“Tubaba sebenarnya sudah memiliki kekayaan motif batik yang sangat besar. Yang penting sekarang bagaimana motif yang sudah ada kita kembangkan melalui permainan warna, komposisi, dan kepadatan, sehingga semakin kuat menjadi karakter dan identitas batik Tubaba,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan bahwa pengembangan batik membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah daerah, pelaku UMKM, perajin batik, pemerintah pusat, serta lembaga-lembaga pendukung diharapkan dapat berjalan bersama untuk memperkuat ekosistem batik di Tubaba.

Kolaborasi tersebut, kata dia, perlu dilakukan secara bertahap, mulai dari peningkatan sumber daya manusia, penguatan kualitas produk, perluasan jejaring, hingga membuka akses terhadap berbagai bentuk dukungan.

Sementara itu, pemilik Batik Kirana mengatakan, sejak awal pihaknya berupaya menghadirkan motif yang berbeda dan memiliki karakter tersendiri. Namun, menurutnya, kekayaan motif yang telah dimiliki Tubaba tidak harus terus ditambah.
Yang lebih penting adalah bagaimana motif tersebut dieksplorasi sehingga mampu melahirkan karya batik yang memiliki ciri khas kuat.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya Dorong Batik Ecoprint Pranan Dita Tembus Pasar Lebih Luas

“Kekayaan motif yang kita miliki sebenarnya sudah sangat luar biasa. Tinggal bagaimana kita eksplorasi dan kembangkan melalui warna, komposisi, dan kepadatan, sehingga menghasilkan karya batik yang memiliki ciri khas dan karakter tersendiri,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku batik, Pemkab Tubaba berharap batik tidak berhenti sebagai produk kerajinan semata. Lebih dari itu, batik diharapkan mampu menjadi bagian dari identitas daerah, menggerakkan ekonomi kreatif, memberdayakan masyarakat, sekaligus menjadi salah satu kebanggaan Tubaba. (*)

Berita Terkait

Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya
Diduga Jarang Ngantor, Sekda Lamtim Bakal Panggil Plt Kadis PUPR
Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Sekda Lamtim Konfirmasi Isu Plt Kadis PUPR Jarang Masuk Kantor, Ini Hasilnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Diduga Jarang Ngantor, Sekda Lamtim Bakal Panggil Plt Kadis PUPR

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Berita Terbaru

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir dan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Humas PWI

Lampungcorner.com

PWI-Lemhannas Teken MoU, Perkuat Peran Pers Jaga Ketahanan Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:15 WIB

LC TV Story

Kristomei Sianturi Serahkan Kasus OTT BNPB ke Penegak Hukum

Kamis, 15 Okt 2026 - 20:02 WIB

LC TV Story

Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi Jadi Kepala BNPB

Kamis, 15 Okt 2026 - 19:48 WIB