LampungCorner.com, WAYKANAN – Dugaan anak-anak keracunan jajanan yang sempat diberitakan beberapa waktu lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Waykanan melalui Puskesmas Blambangan Umpu merespon dengan menurunkan tim guna mengecek kebenarannya, Jumat (03/05/2024).
Tim Dinkes turun ke lapangan untuk mengecek kondisi anak yang diduga keracunan, sambil mengambil sample jajanan yang dikonsumsi anak-anak tersebut.
Kepala Puskesmas Blambangan Umpu Wiwin Sri Wahyuni, SKM.M.M, mengatakan timnya telah melakukan pengecekan dan mendata gejala apa saja yang dialami pasca mengkonsumsi jajanan itu.
“Sample jajanan itu akan dikirim ke laboratorium untuk diuji. Apakah benar jajanan itu mengandung racun atau tidak layak dikonsumsi anak-anak. Kita belum bisa memastikan, jika belum melakukan uji laboratorium,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Wiwin, tim kesehatan sedang menunggu hasil sementara uji lapangan. Petugasnya yakni Okta Resmila, S.Km dan Diana A.Md keb, sedang mengumpulkan data dilapangan.
“Jika sudah ada hasilnya dari uji laboratorium akan kami sampaikan ke publik. Hal itu dilakukan untuk memastikan benar atau tidak anak-anak keracunan oleh makanan tersebut atau bukan,” terangnya.
Diketahui, empat anak di Kampung Umpu Kencana Kabupaten Waykanan diduga keracunan jajanan berupa agar-agar jeli berbentuk telur ayam yang mereka beli di sebuah warung di daerah setempat. Kempat anak tersebut masing-masing Iqbal (3), Azrina (4,5), Raka (2), dan Abel (10). (*)
Laporan: Haikal
Editor: Furkon Ari
















