Gubernur Mirza Lantik Anang Jadi Kepala Bappeda dan Rendi Kepala BKD Lampung

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal resmi mendefinitifkan dua pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Lampung, Kamis (18/9/2025).

Mereka adalah Anang Risgiyanto sebagai Kepala Bappeda dan Rendi Reswandi sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung.

Pelantikan ini merujuk Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/511/VI.04/2025 tertanggal 16 September 2025.

Gubernur Mirza menegaskan Bappeda harus menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berbasis data dan partisipasi masyarakat.

Ia mengingatkan agar perencanaan pembangunan tidak sekadar formalitas atau proyek, melainkan berdampak nyata.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

“Perencanaan pembangunan harus bisa dirasakan langsung oleh rakyat. Jangan hanya di atas kertas atau jadi proyek semata. Kita ingin pembangunan Lampung benar-benar meningkatkan kualitas pelayanan, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza juga meminta Kepala BKD untuk memperkuat sistem merit, transparansi, dan integritas aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, jabatan yang diemban bukan sekadar pangkat, tetapi amanah besar kepada rakyat.

Baca Juga :  Lapak BSI Resmi Hadir di Pasar Mulya Asri, Pemkab Tubaba Dorong Akses Pembiayaan dan Ekonomi Kerakyatan

“Pelayanan publik harus cepat, profesional, dan berbasis digital. Kinerja pejabat akan saya nilai dari kepuasan masyarakat dan laporan Inspektorat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar pejabat baru tidak terjebak dalam zona nyaman birokrasi, melainkan harus mampu menghadirkan perubahan.

“Pemerintah tidak boleh berjalan sendiri, sementara masyarakat ditinggalkan. Kita butuh kolaborasi, keterbukaan, dan integritas. Tunjukkan kerja yang bisa dirasakan rakyat, bukan sekadar jabatan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Berita Terbaru