Hari Dharma Samudera: Jejak Heroik Prajurit Laut dan Maknanya di Era Kini

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI Angkatan Laut. Sumber: tnial.mil.id

TNI Angkatan Laut. Sumber: tnial.mil.id

LampungCormer.com, BANDAR LAMPUNG – Setiap tanggal 15 Januari, bangsa Indonesia memperingati Hari Dharma Samudera sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan dan perjuangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Peringatan ini berakar dari peristiwa heroik Pertempuran Laut Aru yang terjadi pada 15 Januari 1962. Saat itu, tiga kapal perang Indonesia berhadapan langsung dengan armada Belanda di perairan Laut Arafura dalam rangka operasi pembebasan Irian Barat.

Pertempuran tersebut melibatkan tiga kapal cepat torpedo milik TNI AL, yakni KRI Macan Tutul, KRI Harimau, dan KRI Macan Kumbang. Ketiganya menjalankan misi pengintaian sekaligus pengalihan perhatian terhadap kekuatan laut Belanda.

Baca Juga :  Kabel Diduga Dicuri, Lampu PJU di Sejumlah Jalan Bandar Lampung Kerap Padam

Dalam operasi tersebut, Komodor Yosaphat (Yos) Sudarso yang memimpin KRI Macan Tutul gugur bersama para awaknya setelah kapal yang dipimpinnya diserang dan tenggelam di Laut Arafura.

Sejak saat itu, tanggal 15 Januari ditetapkan sebagai Hari Dharma Samudera untuk mengenang jasa para prajurit laut yang gugur dalam tugas serta meneladani semangat pengabdian mereka bagi bangsa dan negara.

Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Hari Dharma Samudera tetap relevan hingga kini. Peringatan ini menjadi pengingat pentingnya peran strategis wilayah laut Indonesia sekaligus simbol keberanian, pengorbanan, dan keteguhan hati dalam mempertahankan keutuhan NKRI. Peristiwa Laut Aru bukan sekadar catatan sejarah, melainkan tonggak heroisme prajurit laut Indonesia.

Baca Juga :  Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Hadiri EEF ke-11 di Vladivostok

Pada peringatan Hari Dharma Samudera Tahun 2026, TNI Angkatan Laut mengusung tema “Kobarkan Semangat Pertempuran Prajurit Jalasena yang Tangguh, Profesional, dan Modern”.

Tema ini menegaskan komitmen TNI AL untuk terus mewarisi nilai-nilai perjuangan para pendahulu, sekaligus menjawab tantangan pertahanan maritim di era modern.

Melalui peringatan Hari Dharma Samudera, semangat juang prajurit laut diharapkan terus menyala dan menjadi sumber inspirasi dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

Keberanian yang diwariskan dari peristiwa Laut Aru menjadi fondasi penting bagi penguatan pertahanan laut nasional di tengah dinamika keamanan global yang kian kompleks. (*)

 

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Pleno Terakhir PWI Lampung, Konferprov Digelar 1 Desember
Urus Mediasi, Bukan Data Pengangguran? Ini Pengakuan Kadisnaker Bandar Lampung
Anggaran Terbatas, DLH Bandar Lampung Belum Bisa Sediakan Tempat Sampah untuk Warga
Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti
Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan
Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Pleno Terakhir PWI Lampung, Konferprov Digelar 1 Desember

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Urus Mediasi, Bukan Data Pengangguran? Ini Pengakuan Kadisnaker Bandar Lampung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Anggaran Terbatas, DLH Bandar Lampung Belum Bisa Sediakan Tempat Sampah untuk Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan

Berita Terbaru

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras saat melakukan kunjungan kerja ke Afdeling Plalangan, Kebun Kopi Ijen, pada 14–15 Oktober 2026.

BISNIS

PTPN I Genjot Hilirisasi Kopi Ijen, Bidik Pasar Ekspor

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:13 WIB

BANDAR LAMPUNG

Pleno Terakhir PWI Lampung, Konferprov Digelar 1 Desember

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:07 WIB

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir dan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Humas PWI

Lampungcorner.com

PWI-Lemhannas Teken MoU, Perkuat Peran Pers Jaga Ketahanan Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:15 WIB