Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Rabu (19/8/2026), jumlah korban meninggal dunia mencapai 71 orang.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan, satu korban tambahan tercatat di Kabupaten Nagekeo.

“Jumlah korban ada bertambah satu orang menjadi 71, yaitu di Kabupaten Nagekeo,” ujar Berton dalam konferensi pers daring melalui kanal YouTube BNPB, Rabu (19/8/2026) sore WIB.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat sebanyak 59.647 warga masih mengungsi di sejumlah titik terdampak gempa.

Jumlah pengungsi terbanyak berada di Kabupaten Manggarai dengan total 20.433 orang.

Baca Juga :  Update Gempa NTT: 44.946 Rumah Rusak, 83 Orang Meninggal

“Untuk jumlah total pengungsi yang banyak saat ini menurut catatan kami sebanyak 59.647 orang dan yang terbanyak ini ada di Manggarai sebanyak 20.433 orang,” jelasnya.

BNPB menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban yang meninggal dunia maupun masyarakat yang terdampak bencana.

Berton mengatakan pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait terus melakukan penanganan terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak maupun lokasi pengungsian.

Di sisi lain, distribusi bantuan logistik untuk para korban terus dikebut.

Hingga Selasa (18/8/2026) pukul 18.00 WIB, BNPB mencatat sebanyak 165 ton bantuan logistik telah dikirim melalui jalur udara.

“Distribusi logistik via udara telah dilakukan dengan total sebanyak 165 ton,” kata Berton.

Jika dihitung sejak 15 hingga 18 Agustus 2026, total bantuan yang telah dikirim mencapai 398 ton.

Baca Juga :  Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper

“Total barang bantuan yang terkirim dari tanggal 15 sampai dengan 18 Agustus sebanyak 398 ton,” ujarnya.

Selain melalui udara, jalur darat masih menjadi salah satu moda utama untuk mendistribusikan bantuan dari titik logistik menuju lokasi pengungsian.

Namun, proses distribusi tidak mudah. Kondisi geografis Pulau Flores serta sejumlah ruas jalan yang terdampak gempa membuat pengiriman bantuan harus dilakukan secara bertahap.

Distribusi bantuan juga disesuaikan dengan kondisi akses menuju wilayah kecamatan hingga titik-titik pengungsian.

BNPB memastikan penyaluran logistik terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan dan akses menuju wilayah terdampak. (*)

Berita Terkait

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung
Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026
Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan
Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ
Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik
Pasar Dekon, Ganefo dan Ampera Molor, Kartubi: Desember 2026 Kami Pastikan Selesai
Prabowo Terima KTA NU Seumur Hidup di Penutupan Muktamar ke-35
Dua Ledakan Saat Kebakaran RSUD Ryacudu, Penyebab Masih Diselidiki
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:00 WIB

Dua Ekor Tapir Terekam Camera Trap Bersamaan di Hutan Mesuji Lampung

Jumat, 4 September 2026 - 19:48 WIB

Kontrak Pasar Dekon Ternyata hingga 2027, PT Lingga Klaim Bisa Rampung Desember 2026

Kamis, 3 September 2026 - 16:28 WIB

Hamartoni Rombak 16 Pejabat Eselon II Lampura, Sejumlah OPD Strategis Berganti Pimpinan

Kamis, 3 September 2026 - 11:13 WIB

Dewan Pers Nyatakan Berita “Dugaan Kebocoran Anggaran” Diskominfo Tubaba Langgar KEJ

Rabu, 2 September 2026 - 16:39 WIB

Misteri Kebakaran RSUD Ryacudu Kotabumi, Gudang Terbakar Ternyata Tak Dialiri Listrik

Berita Terbaru

LC TV Story

BGN Tutup 1.999 Dapur MBG karena Belum Daftar SLHS

Selasa, 8 Sep 2026 - 08:29 WIB