Percepat Deteksi Penyakit TBC, Dinkes Bandar Lampung Gunakan X-Ray Portabel

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung terus lakukan inovasi dalam upaya menekan kasus Tuberkulosis (TBC).

Salah satu langkah terbarunya yakni dengan memanfaatkan teknologi X-ray portabel untuk mendeteksi pasien TBC secara lebih cepat dan akurat.

“Kami terus bergerak untuk menuntaskan TBC, salah satunya dengan menggunakan teknologi X-ray guna mendeteksi penyakit tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung, Jumat (24/10).

Muhtadi menjelaskan, dengan teknologi X-ray portabel ini, tenaga kesehatan bisa turun langsung ke lapangan melakukan deteksi dini, bahkan hingga ke lingkungan lembaga pemasyarakatan dan sekolah-sekolah.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menekan angka penularan TBC di kota ini, sekaligus mendukung target eliminasi TBC nasional pada 2030,” terangnya.

Ia mengakui, banyak kasus TBC yang tidak terdeteksi karena masyarakat kerap menganggap batuk berkepanjangan sebagai hal biasa.

Padahal, keterlambatan diagnosis justru meningkatkan risiko penularan di lingkungan sekitar.

Karena itu, seluruh puskesmas di Bandar Lampung kini telah menerapkan program nasional TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) sebagai langkah utama menekan penyebaran penyakit TBC.

“Dinkes tidak lagi menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan. Tenaga kesehatan kami akan mendatangi rumah warga untuk memeriksa dahak dan melakukan wawancara gejala. Bila ditemukan indikasi TBC, pasien langsung diberikan pengobatan sesuai standar nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Ia menegaskan, seluruh pasien TBC akan dipantau oleh Pengawas Minum Obat (PMO) dari kalangan kader atau petugas kesehatan agar mereka tidak putus pengobatan hingga benar-benar sembuh.

“Kami juga mencatat seluruh proses pengobatan melalui aplikasi Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB), sehingga setiap tahapan bisa dipantau secara transparan dan terukur,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti
Baru Dilantik, 10 Pejabat Lampura Langsung Dikejar Target
Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan
Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers
Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan
Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas
Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Target PAD Rp315 Miliar, Bapenda Lamtim Perkuat Digitalisasi dan Gandeng Pers

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Lampura Masuk Tiga Besar, Nama dan Nilai Peserta Masih Dirahasiakan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas

Berita Terbaru