Pesilat Lampung Tersingkir Lawan DIY, Selisih Hasil Point 0,01 di PON 2025

- Jurnalis

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Pesilat Lampung Zoland Ryo Febriano harus menerima kenyataan tersingkir dari persaingan lebih lanjut di kategori seni nomor tunggal putra Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri I di Kudus Jawa Tengah, Sabtu (18/10/2025).

Bermain di Djarum Arena 2, Zoland yang berhadapan dengan pesilat Yogyakarta Muhamad Afan Maulana, tampil lebih dahulu dalam waktu kurang lebih satu menit.

Didampingi pelatih silat seni Lampung Andre, Zoland tampak percaya diri memasuki arena yang dinilai oleh 6 juri di dapannya.

Baca Juga :  Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Zoland menampilkan beberapa jurus dengan sempurna tanpa keraguan atau kesalahan dalam beberapa gerakan sulit.

Seperti diketahui bahwa dalam pencak silat seni, penilaian dibagi menjadi tiga unsur utama yakni Biraga (raga), Birama (irama), dan Birasa (rasa).

Biraga menilai aspek fisik seperti kerapian, kesempurnaan, ketepatan, dan pengisian ruang gerak, sementara Birama menilai ketepatan, variasi, dan keserasian dengan musik.

Birasa fokus pada aspek penjiwaan, ekspresi, dan kesungguhan pesilat, serta penilaian kelengkapan dan ketepatan waktu penampilan.

Baca Juga :  Merajut Transparansi, Menghadirkan Solusi, Satu Tahun Kepemimpinan Olpin Putra di BPKAD Pringsewu

Dalam penilaian juri akhirnya jumlah poin yang dicapai Zoland 9,8 poin, sementara lawannya 9,9 poin.

Menurut Andre kekalahan 0,01 itu dari nilai power yang ditampilkan oleh pesilat dalam pertandingan.

“Ya memang sangat disayangkan kekalahan sangat tipis. Namun demikian ini harus kita ambil hikmahnya, untuk ke depan harus diperbaiki dari segi-segi yang lemah,” katanya usai pertandingan. (*)

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026
Rahmat Erwin Ukir Rekor Dunia, Indonesia Tambah Emas di Asian Games 2026
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Minggu, 27 September 2026 - 10:10 WIB

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:10 WIB