Upacara Peringatan Hari Guru Nasional, Gubernur Lampung Sebut Guru Fondasi Kemajuan Bangsa

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 16:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa guru adalah fondasi kemajuan bangsa dan harus mendapatkan dukungan penuh negara agar dapat menjalankan peran strategisnya secara optimal.

Pesan itu disampaikan saat memimpin Upacara HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional 2025 tingkat Provinsi Lampung di Lapangan Merdeka, Gunung Sugih, Lampung Tengah, Selasa (25/11).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti.

Melalui sambutan itu, Menteri menegaskan bahwa peringatan Hari Guru Nasional bukan hanya ajang seremonial tahunan, tetapi momentum untuk menguatkan kembali komitmen profesi guru sebagai pencerdas bangsa.

Menteri Abdul Mu’ti menekankan tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” sebagai pesan bahwa kemajuan bangsa bergantung pada kualitas guru.

Guru hebat, menurutnya, adalah sosok yang mengajar dengan hati, adaptif terhadap teknologi, dan terus berinovasi tanpa kehilangan nilai-nilai Pancasila dan kearifan lokal.

Abdul Mu’ti juga menyoroti sejumlah persoalan klasik yang membebani guru, seperti ketimpangan distribusi tenaga pendidik, kerumitan status kepegawaian, hingga keterlambatan tunjangan profesi.

“Isu-isu ini kerap mengganggu fokus utama guru: mengajar,” ujarnya.

Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah pusat tengah memfinalisasi kebijakan strategis berupa Sentralisasi Tata Kelola Guru dan Tenaga Kependidikan.

Baca Juga :  Optimisme Tinggi! Yuhadi Sebut Atlet Karaoke PWI Lampung Siap Sapu Bersih 6 Emas di Porwanas 2027

Langkah ini disebut sebagai upaya monumental untuk menghadirkan pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas guru di seluruh Indonesia.

Sentralisasi dinilai akan memastikan pembayaran tunjangan profesi dan tambahan penghasilan lebih tepat waktu dan seragam.

Selain itu, kebijakan ini memungkinkan redistribusi guru secara lebih adil, termasuk pemenuhan tenaga pendidik di wilayah 3T, serta memberi jalan keluar bagi status guru honorer yang selama ini bergantung pada kebijakan daerah.

“Kami ingin guru fokus mendidik tanpa terbebani urusan administrasi berlarut-larut,” ujar Abdul Mu’ti dalam sambutan tersebut.

Kebijakan sentralisasi itu berjalan seiring dengan program prioritas Kemendikdasmen 2025. Di antaranya Wajib Belajar 13 Tahun untuk memperluas akses pendidikan hingga SMA/SMK.

Peningkatan mutu vokasi melalui program Pusat Keunggulan dan kemitraan industri, serta distribusi 1,5 juta buku bacaan bermutu ke sekolah-sekolah yang masih rendah literasinya.

Pemerintah juga mendorong pemanfaatan teknologi pembelajaran, seperti smartboard dan platform digital, guna menciptakan kelas yang lebih interaktif dan efisien.

Teknologi, tegas Mu’ti, harus menjadi “asisten terbaik bagi Guru Hebat.”

Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh stagnan. Transformasi kebijakan harus bersanding dengan ketulusan pengabdian para guru untuk membentuk generasi Indonesia yang cerdas dan berkarakter.

Baca Juga :  Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Abdul Mu’ti menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh guru untuk memperbarui komitmen mengabdi.

“Kami tidak meminta Anda bekerja lebih keras, tetapi lebih cerdas, fokus, dan bermakna,” ujarnya.

Peringatan ini menjadi momentum bersama untuk terus menjaga dedikasi dalam mendidik anak bangsa.

“Selamat Hari Guru Nasional 2025. Guru Hebat, Indonesia Kuat,” tutup Gubernur usai membacakan sambutan.

Upacara dihadiri ribuan guru dari seluruh kabupaten/kota di Lampung. Sejumlah pejabat turut hadir di antaranya Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya beserta Wakil Bupati Komang Koheri.

Selain itu Asisten Administrasi Umum Setdaprov Lampung yang juga Ketua PGRI Provinsi Lampung Sulpakar, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, serta perwakilan Forkopimda Provinsi Lampung.

Bertindak sebagai komandan upacara, Ujang Priatna, guru SD Negeri 1 Untoro, Kecamatan Trimurjo.

Usai memimpin upacara, Gubernur Lampung melakukan dialog dan diskusi dalam kegiatan ramah-tamah beserta para guru dan pereakilan PGRI se-Provinsi Lampung di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Lampung Tengah. (*)

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 18:51 WIB

Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Jumat, 25 September 2026 - 19:57 WIB

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:10 WIB