LampungCorner.com, LAMTIM – Sebanyak 912 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) mengikuti bimbingan manasik haji yang resmi dibuka oleh Bupati Ela Siti Nuryamah di Islamic Center Sukadana, Rabu (9/5/2025).
Momentum tahunan ini bukan sekadar rangkaian teknis persiapan ibadah, tetapi menjadi ruang pembelajaran penting agar jamaah mampu menjalankan rukun Islam kelima secara mandiri, tertib, dan penuh empati.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Azwar Hadi, Kepala Kemenag Lamtim Indrajaya, Asisten Pemerintahan Ahmad Zainuddin, Kabag Kesra, serta jajaran Kementerian Agama setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Ela menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual sekaligus sosial.
“Manasik haji ini bukan hanya untuk menguatkan ibadah kepada Allah, tapi juga membentuk sikap ramah, tolong-menolong, dan peduli antar sesama jamaah, terutama bagi yang lanjut usia. Ini adalah latihan kesabaran dan keikhlasan,” ujarnya.
Ela juga memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamtim akan memberikan dukungan penuh bagi kelancaran keberangkatan hingga pemulangan para tamu Allah. Mulai dari transportasi, konsumsi, hingga perlengkapan identitas seperti slayer, peci, dan jilbab, seluruhnya dipersiapkan dengan maksimal.
“Kami ingin seluruh jamaah berangkat dari Islamic Center Sukadana menuju Asrama Haji Rajabasa dalam kondisi nyaman, aman, dan penuh rasa syukur,” tambahnya.
Bupati Ela turut menyampaikan apresiasinya atas semangat para calon jamaah haji yang antusias mengikuti manasik. Partisipasi aktif tersebut menurutnya mencerminkan kesiapan spiritual dan fisik yang matang.
“Saya doakan semua jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Lamtim, Indrajaya, menjelaskan bahwa bimbingan manasik ini berlangsung selama dua hari di tingkat kabupaten, yakni 9–10 April 2025 di Islamic Center Sukadana. Selanjutnya, manasik tingkat kecamatan akan dilaksanakan pada 11–18 April 2025 di masing-masing kecamatan. (*)
Editor: Furkon Ari










