Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Lampung Tidak Prioritas Vaksin

- Jurnalis

Senin, 20 Juni 2022 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lili Mawarti (kedua dari kanan) memaparkan perkembangan kasus PMK di Lampung. Foto: Dwi DS

Lili Mawarti (kedua dari kanan) memaparkan perkembangan kasus PMK di Lampung. Foto: Dwi DS

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Ratusan ekor sapi di Lampung telah terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Meski begitu, pemerintah pusat menetapkan Lampung tidak termasuk daerah yang diprioritaskan mendapat vaksin.

Seperti diketahui, pemerintah pusat saat ini memesan tiga juta dosis vaksin PMK ke Prancis.

Dari jumlah itu, sebanyak 800 ribu mulai telah diterima dan disebar ke sejumlah daerah rawan PMK.

Daerah merah PMK seperti Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Baca Juga :  Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

“Hingga sekarang, kasus terkonfirmasi PMK di Lampung mencapai 323 ekor sapi,” papar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lampung, Lili Mawarti, di ruang Diskominfotik, Senin (20/6/2022).

Ada empat kabupaten yang menjadi sebaran PMK di provinsi ini per Juni 2022.

Yakni Tulangbawang (Tuba) sebanyak 121 kasus, Lampung Timur (82), Tulangbawang Barat/Tubaba (78), dan Mesuji (42).

Angka kematian PMK di Tuba adalah dua ekor dan sembuh 55 ekor. Sisa kasus 50 ekor.

Di Lampung Timur, dua ekor mati, 23 sembuh, dan sisa kasus 58.

Baca Juga :  Bank Lampung Siap Kolaborasi Sukseskan HPN dan Porwanas 2027

Untuk Tubaba, satu ekor mati, sembuh 77, dan sisa kasus 0.

Sementara di Mesuji, kasus kematian 0, sembuh 18, dan sisa kasus 24.

Lili berharap, masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan dengan PMK. Sebab, Disnakkeswan terus melakukan beberapa pencegahan dan pengendalian.

“Kita ada satgas di tiap kabupaten/kota yang siap membantu. Silakan hubungi call center di nomor 0821-3321-9743,” kata dia. (*)

Red

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Jumat, 25 September 2026 - 09:58 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Telepon Rahmat Erwin Usai Raih Emas Asian Games 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:10 WIB