YKWS dan Pemkot Bandarlampung Bangun Sanitasi untuk Disabilitas di Puskesmas

- Jurnalis

Selasa, 6 Juli 2021 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur eksekutif YKWS Lampung Febrilia Ekawati, saat menyampaikan sambutan pada pemaparan program sanitasi, Selasa (6/7/2021). Foto: Sulaiman)

Direktur eksekutif YKWS Lampung Febrilia Ekawati, saat menyampaikan sambutan pada pemaparan program sanitasi, Selasa (6/7/2021). Foto: Sulaiman)

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung bekerjasama dengan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) mulai menjalankan program air, sanitasi dan kebersihan untuk puskesmas.

Asisten II Kota Bandarlampung Khaidarmansyah mengatakan, program ini merupakan peningkatan fasilitas kesehatan, dimulai dengan kesehatan berbasis masyarakat.

Pemkot Bandarlampung mengupayakan menyediakan sarana pelayanan kesehatan yang memenuhi standar.

“Akan kita kembangkan sehingga nanti sarana kesehatan yang ada di puskesmas juga bisa dinikmati oleh masyarakat disabilitas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Dorong Zakat dan KUR Super Mikro Jadi Penggerak Ekonomi Warga Tubaba

Menurut Khaidar, kondisi sanitasi disetiap puskesmas saat ini cukup baik karena sudah terregistrasi. Tapi nilai ini harus ditingkat lagi agar semuanya bisa digunakan.

“Masyarakat wajib memiliki akses sanitasi, sehingga memiliki pola hidup yang bersih dan sehat,” ungkapnya.

Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati menerangkan, saat ini baru lima puskesmas yang menjadi percontohan, yakni Puskesmas Kedaton, Kemiling, Panjang, Pasar Ambon, dan Kota Karang.

“Ada dua pertimbangan memilih puskesmas-puskesmas ini. Satu lokasinya dekat dengan masyarakat, kemudian berada dilingkungan pesisir. Karena seperti di Kota Karang dan Pasar Ambon itu menjadi lokus stunting,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan

Selain itu, tujuan peningkatan fasilitas di puskesmas ini agar bisa digunakan penyandang disabilitas.

“Contohnya apabila kita pakai kursi roda. Nah kalau pintu toiletnya kecil, maka kursi kursi rodanya tidak bisa masuk. Kemudian kita perluas juga ruangnya,” kata dia. (*)

Red

Berita Terkait

Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha
Anggaran Terbatas, Pemkab Tubaba Siapkan Review Target RPJMD
Sembilan Pj Kepalo Tiyuh di Tubaba Dilantik, Ini Tiga Pesan Penting Pemkab
Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung
ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas
Pemkab Tubaba Matangkan Verval KDKMP Tahap II, Tim Mulai Turun Lapangan 21 September
Bupati Novriwan Jaya Hadiri BSD BAZNAS, Dorong Zakat Jadi Instrumen Pemberdayaan
Tiga OPD Raih Penghargaan Pelayanan Publik
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:42 WIB

Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha

Rabu, 23 September 2026 - 10:42 WIB

Anggaran Terbatas, Pemkab Tubaba Siapkan Review Target RPJMD

Rabu, 23 September 2026 - 09:57 WIB

Sembilan Pj Kepalo Tiyuh di Tubaba Dilantik, Ini Tiga Pesan Penting Pemkab

Sabtu, 19 September 2026 - 10:56 WIB

Mirza Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Hilirisasi Komoditas Jadi Andalan Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 19:38 WIB

ProSN Jadi Fokus, Sekda Tubaba Dorong OPD Bekerja Cepat dan Tuntas

Berita Terbaru

LC TV Story

Jasad Kru Kapal Rombongan Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:45 WIB

TULANGBAWANG BARAT

FPRD Tubaba Kaji Rencana Pembangunan Menara Telekomunikasi di Pagar Dewa

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:27 WIB

PEMERINTAHAN

Anggaran Terbatas, Pemkab Tubaba Siapkan Review Target RPJMD

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:42 WIB