Disperindag Lampung Pastikan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Nataru 2025

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), kebutuhan bahan pokok masyarakat di Lampung diperkirakan meningkat signifikan, baik komoditas sembako maupun bahan pangan hewani.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan sekaligus menekan potensi kenaikan harga, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok tetap terjaga.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Zimmy Skil, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama Polda Lampung dan seluruh pemangku kepentingan terkait guna memastikan kesiapan menghadapi Nataru.

“Rakor ini sudah rutin kita lakukan setiap tahun menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional. Semua stakeholder diminta kesiapan masing-masing,” kata Zimmy, pada Selasa, (16/12/2025).

Zimmy menyebutkan, secara umum ketersediaan bahan pokok di Lampung dipastikan cukup hingga Natal dan Tahun Baru.

Namun, ia mengakui masih terdapat beberapa komoditas yang harganya berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), terutama cabai dan bawang merah.

Baca Juga :  Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas

Menurutnya, tingginya harga cabai dipengaruhi faktor cuaca dan curah hujan yang menyebabkan petani menunda panen.

“Kalau hujan, petani cenderung menahan panen karena cabai yang sudah dipetik cepat busuk. Kalau masih di pohon, bisa bertahan beberapa hari,” ujarnya.

Meski demikian, Disperindag Lampung telah berkoordinasi dengan daerah pemasok utama seperti Brebes dan Jawa Barat untuk menjaga kelancaran distribusi cabai ke Lampung.

“Distribusi tetap lancar, hanya saja pasokan disesuaikan dengan kebutuhan karena pedagang juga khawatir mengalami susut akibat pembusukan,” kata dia.

Sebagai langkah stabilisasi harga, Disperindag bersama pemerintah kabupaten dan kota akan menggelar gerakan pangan murah dan pasar murah di sejumlah wilayah.

Program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menekan kepanikan belanja yang dapat memicu lonjakan harga.

Baca Juga :  Jelang Pensiun, Pemkab Tubaba Bekali ASN dengan Keterampilan Wirausaha

“Kalau kebutuhan masyarakat terpenuhi, tidak perlu belanja berlebihan. Hukum ekonomi tetap berlaku, kalau supply dan demand seimbang, harga tidak akan naik,” ujar Zimmy.

Selain itu, Disperindag Lampung juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta memperketat pengawasan terhadap barang yang mendekati masa kedaluwarsa, khususnya parcel Natal.

“Kami ingatkan pedagang dan retail modern agar tidak mendistribusikan barang yang mendekati atau melewati batas kedaluwarsa. Itu harus ditarik dan dikembalikan ke pabrik, karena pelanggaran tersebut merupakan tindak pidana,” tegasnya.

Zimmy menambahkan, pihaknya optimistis pelaku usaha telah memahami aturan tersebut dan berharap stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di Lampung tetap terjaga selama perayaan Natal dan Tahun Baru. (*)

Berita Terkait

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah
Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN, Rp23 Triliun Disiapkan

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Selasa, 29 September 2026 - 07:19 WIB

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Senin, 28 September 2026 - 15:23 WIB

Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB