Anggaran Terbatas, DLH Bandar Lampung Belum Bisa Sediakan Tempat Sampah untuk Warga

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Kepala DLH Kota Bandar Lampung Budi saat diwawancarai di kantornya, Rabu (14/10/2026).

Plh Kepala DLH Kota Bandar Lampung Budi saat diwawancarai di kantornya, Rabu (14/10/2026).

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Persoalan sampah di Kota Bandar Lampung masih menghadapi sejumlah tantangan. Mulai dari keterbatasan anggaran untuk penyediaan fasilitas hingga rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan membuang sampah pada tempatnya.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung mengakui belum mampu menyediakan tempat sampah untuk setiap rumah warga. Keterbatasan anggaran membuat penyediaan fasilitas tersebut masih mengandalkan inisiatif masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Bandar Lampung Budi mengatakan, untuk sementara, warga masih harus menyediakan tempat sampah secara mandiri.

“Fasilitas tempat sampah untuk saat ini masih disediakan secara mandiri. Pemerintah belum dapat memberikan tempat sampah ke rumah-rumah karena keterbatasan anggaran,” kata Budi saat diwawancarai di kantornya, Rabu (14/10/2026).

Di sisi lain, Budi menyoroti kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yang dinilai masih perlu ditingkatkan. Salah satunya terlihat dari kebiasaan memilah sampah sebelum dibuang.

Menurut dia, mulai ditinggalkannya budaya gotong royong turut memengaruhi kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Akibatnya, urusan kebersihan kerap dianggap sebagai tanggung jawab pemerintah, lurah, maupun pengurus rukun tetangga (RT).

Baca Juga :  Tinjau Tubaba Q Sehat, Wabup Nadirsyah Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Padahal, menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah bertanggung jawab menyediakan fasilitas dan mengelola sampah, sedangkan masyarakat perlu berperan aktif dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, serta memilah sampah sebelum dibuang.

Budi juga mengingatkan warga agar rutin membersihkan selokan dan drainase di depan rumah masing-masing. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran aliran air, terutama saat hujan turun.

“Ketika hujan turun dan mengakibatkan banjir, masyarakat sekitar juga yang akan kesulitan,” ujarnya.

Dia menegaskan, upaya menjaga kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan agar pengelolaan sampah berjalan optimal dan lingkungan tetap terjaga.

Budi menjelaskan, persoalan sampah juga tidak bisa dilihat dari satu sisi. Penanganannya membutuhkan kajian menyeluruh, mulai dari sumber timbulan sampah, proses pengumpulan, pemilahan, hingga pengelolaan di tahap akhir.

Baca Juga :  Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Karena itu, DLH terus berupaya memaksimalkan strategi pengelolaan sampah melalui sejumlah program. Di antaranya pengembangan bank sampah serta pemberian penghargaan Adiwiyata kepada sekolah-sekolah yang dinilai memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Menurut Budi, pembentukan kesadaran menjaga lingkungan perlu dimulai sejak dini melalui pendidikan publik. Masyarakat perlu dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga alam, termasuk menanamkan etika lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

DLH, lanjut dia, juga terus mendorong kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat program yang telah berjalan sekaligus menyelaraskan kebijakan pengelolaan sampah ke depan.

“Kita terus mendorong langkah kolaboratif bersama seluruh elemen secara konsisten, seiring memantapkan program yang berjalan dan arah kebijakan sesuai prinsip pengelolaan lingkungan. Harapannya, kita mampu mewujudkan kota yang sehat, sejuk, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Tapis Berseri,” tandasnya. (*)

 

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Urus Mediasi, Bukan Data Pengangguran? Ini Pengakuan Kadisnaker Bandar Lampung
Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti
Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan
Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Urus Mediasi, Bukan Data Pengangguran? Ini Pengakuan Kadisnaker Bandar Lampung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Anggaran Terbatas, DLH Bandar Lampung Belum Bisa Sediakan Tempat Sampah untuk Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:50 WIB

Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas

Berita Terbaru