Banjir Berulang di Bandar Lampung, Presiden Mahasiswa Unila Soroti Kinerja Pemerintah Kota

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung menyebabkan banjir di sejumlah wilayah dan mengganggu aktivitas masyarakat, Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan laporan masyarakat serta pemberitaan media, genangan air terjadi di beberapa kawasan, antara lain Way Halim, Kedaton, Labuhan Ratu, Sukarame, dan Tanjungkarang Timur.

Selain itu, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Pangeran Tirtayasa, dengan ketinggian air yang cukup dalam di beberapa titik sehingga menghambat mobilitas warga.

Menanggapi peristiwa tersebut, Presiden Mahasiswa Universitas Lampung, Aditiya Putra Bayu, menilai bahwa kejadian yang kembali berulang ini menjadi indikasi belum optimalnya upaya pemerintah kota dalam menangani persoalan banjir.

Baca Juga :  Tiga OPD Raih Penghargaan Pelayanan Publik

“Banjir yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung menunjukkan bahwa persoalan ini belum ditangani secara serius. Hujan deras memang merupakan faktor alam, namun banjir yang terus berulang setiap tahun mengindikasikan adanya persoalan pada sistem drainase dan tata ruang kota,” ujarnya.

Adit menilai bahwa Pemerintah Kota bandar lampung perlu melakukan langkah jelas, terarah dan terstuktur dengan baik melalui sinergi yang terukur.

“Pemerintah kota perlu menunjukkan langkah yang lebih jelas dan terukur agar masyarakat tidak selalu menjadi pihak yang terdampak setiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi.” sambungnya.

Lebih lanjut, Aditiya menegaskan bahwa pemerintah kota tidak dapat terus menjadikan faktor cuaca sebagai alasan utama terjadinya banjir.

Baca Juga :  Hari Kelima Pascabencana NTT, Pemerintah Kembali Kirim 65 Ton Logistik

Menurutnya, pemerintah daerah perlu menunjukkan komitmen yang lebih kuat melalui kebijakan yang konkret, khususnya dalam pembenahan sistem drainase, penataan kawasan resapan air.

“Komitmen menangani permasalah melalui kebijakan nyata harus konkret dan perlu  pengawasan ketat terhadap pembangunan yang berpotensi memperparah risiko banjir di wilayah perkotaan.” pungkasnya.

Mahasiswa juga mendorong pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera mengambil langkah strategis dalam menangani persoalan banjir secara lebih serius dan berkelanjutan, sehingga kejadian serupa tidak lagi menjadi persoalan yang terus berulang setiap tahun. (*)

Berita Terkait

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:57 WIB

Lampung Rebut Juara 1 Newsroom Timnas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Berita Terbaru

LC TV Story

Rocky Gerung Masuk Wantimpres: Alasan Gue Menolak Apa?

Sabtu, 3 Okt 2026 - 09:10 WIB

LC TV Story

Era AI, Bakom Diminta Perkuat Komunikasi Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 20:22 WIB