Bukan Sekadar Perayaan, Inilah Makna Sejarah Hari Ibu di Indonesia!

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ibu dan anak. Foto tangkapan layar situs freepik.com

Ilustrasi ibu dan anak. Foto tangkapan layar situs freepik.com

LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Setiap 22 Desember, bangsa Indonesia memperingati Hari Ibu sebagai momen penting untuk mengenang dan menghargai perjuangan serta kontribusi perempuan dalam perjalanan sejarah nasional.

Peringatan ini bukan sekadar ungkapan kasih sayang, melainkan wujud penghormatan negara terhadap peran strategis perempuan sejak masa pergerakan hingga era pembangunan.

Dilansir dari laman resmi kpu.go.id, sejarah Hari Ibu berakar dari Kongres Perempuan Indonesia I yang digelar di Yogyakarta pada akhir Desember 1928.

Dalam suasana perjuangan dan semangat nasionalisme, perempuan dari berbagai organisasi dan daerah berkumpul untuk menyatukan gagasan dan langkah demi kemajuan perempuan Indonesia sebagai bagian tak terpisahkan dari perjuangan bangsa.

Kongres tersebut menjadi ruang penting untuk membahas berbagai persoalan mendasar yang menyentuh kehidupan perempuan dan masa depan generasi bangsa.

Baca Juga :  Membanggakan! Desa Sidodadi Wakili Lampung di 12 Besar Desa Cantik Nasional

Isu-isu seperti akses pendidikan bagi anak perempuan, praktik perkawinan usia dini, hingga kesehatan ibu dan anak menjadi perhatian utama para peserta.

Satu dekade kemudian, perjuangan perempuan Indonesia kembali mencatat tonggak sejarah. Pada Kongres Perempuan Indonesia III yang berlangsung di Bandung pada tahun 1938, para peserta sepakat menetapkan 22 Desember sebagai Hari Ibu.

Penetapan ini menegaskan bahwa Hari Ibu di Indonesia lahir dari kesadaran kolektif dan semangat perjuangan perempuan, bukan sekadar perayaan simbolik.

Makna Hari Ibu semakin kuat setelah mendapatkan pengakuan resmi dari negara. Presiden Soekarno menetapkan 22 Desember sebagai Hari Ibu melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.

Sejak saat itu, Hari Ibu menjadi salah satu hari nasional bersejarah yang memiliki arti penting bagi perjalanan bangsa.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Lindungi 35.193 Pekerja, Wartawan Masuk Sasaran Berikutnya

Hari Ibu di Indonesia menjadi pengingat akan peran vital perempuan, baik dalam lingkup keluarga maupun ruang publik.

Perempuan Indonesia berperan sebagai pendidik pertama bagi anak-anaknya, penanam nilai moral, sekaligus penggerak dalam pembangunan sosial dan nasional.

Momentum Hari Ibu juga menjadi ajakan reflektif bagi seluruh lapisan masyarakat untuk terus menghargai, mendukung, dan memperkuat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.

Peringatan ini menegaskan bahwa perjuangan menuju kesetaraan dan pemberdayaan perempuan adalah tanggung jawab bersama demi masa depan bangsa yang lebih adil dan berdaya. (*)

Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Pleno Terakhir PWI Lampung, Konferprov Digelar 1 Desember
Urus Mediasi, Bukan Data Pengangguran? Ini Pengakuan Kadisnaker Bandar Lampung
Anggaran Terbatas, DLH Bandar Lampung Belum Bisa Sediakan Tempat Sampah untuk Warga
Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti
Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan
Ruko Jadi Gudang Miras, PMPTSP Bandar Lampung Akan Turun Cek Legalitas
Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Pleno Terakhir PWI Lampung, Konferprov Digelar 1 Desember

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Urus Mediasi, Bukan Data Pengangguran? Ini Pengakuan Kadisnaker Bandar Lampung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Anggaran Terbatas, DLH Bandar Lampung Belum Bisa Sediakan Tempat Sampah untuk Warga

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Buruan Daftar! PWI Half Marathon 2026 Tebar Hadiah Ratusan Juta, Puluhan Motor Menanti

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pendaftaran Calon Ketua PWI Lampung Dibuka 19 Oktober, Wajib Kantongi 53 Dukungan

Berita Terbaru

Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras saat melakukan kunjungan kerja ke Afdeling Plalangan, Kebun Kopi Ijen, pada 14–15 Oktober 2026.

BISNIS

PTPN I Genjot Hilirisasi Kopi Ijen, Bidik Pasar Ekspor

Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:13 WIB

BANDAR LAMPUNG

Pleno Terakhir PWI Lampung, Konferprov Digelar 1 Desember

Jumat, 16 Okt 2026 - 17:07 WIB

Penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) oleh Ketua Umum PWI Akhmad Munir dan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Foto: Humas PWI

Lampungcorner.com

PWI-Lemhannas Teken MoU, Perkuat Peran Pers Jaga Ketahanan Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 22:15 WIB