LAMPUNGCORNER.COM, Nama Ganjar Pranowo sebagai kandidat calon presiden pada ajang Pemilihan Presiden 2024 mendatang mulai ramai di Jabar. Sejumlah relawan pun bermunculan, salah satunya, Ganjar Milenial Center (GMC) yang melakukan deklarasi di berbagai kabupaten dan kota di Jabar.
Menanggapi bermunculannya relawan Ganjar di Jabar, Pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran, Firman Manan menilai wajar hal itu terjadi sebab ajang Pilpres yang semakin dekat. Dia pun menilai deklarasi di Jabar diperlukan oleh relawan Ganjar karena akan sangat berpengaruh terhadap perolehan suara Ganjar.
“Jabar ini merupakan daerah pertarungan saat Pilpres nanti, di mana hampir 17,5 persen pemilih di Jabar jika merujuk DPT (daftar pemilih tetap) 2019 lalu sebanyak 33 juta pemilih,” kata dia melalui keterangannya, Selasa (22/2).
“Relawan Ganjar Pranowo harus terus melakukan penetrasi ke masyarakat di Jabar, dengan sosialisasi yang masif agar peningkatan popularitas dan elektabilitas terhadap Ganjar Pranowo meningkat,” lanjut dia.
Dari hasil sejumlah survei, Firman menilai bahwa nama Ganjar belum tinggi elektabilitasnya di Jabar. Nama Ganjar masih kalah oleh kandidat lainnya yakni Gubernur Jabar Ridwan Kamil hingga Prabowo Subianto. Dengan begitu, deklarasi yang dilakukan oleh para relawan jadi penting untuk meningkatkan elektabilitas.
“Masih belum mengangkat karena didominasi oleh Ridwan Kamil popularitas dan elektabilitas di Jabar ini, disusul Anies Baswedan lalu Prabowo Subianto, dan ini jadi kerja keras dan PR bagi relawan Ganjar,” kata dia.
Sebelumnya, GMC mendeklarasikan diri mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Para anggota GMC yang berasal dari kelompok milenial dan mahasiswa di Jawa Barat menilai Ganjar sebagai sosok rendah hati dan mampu memimpin bangsa Indonesia.
Koordinator Wilayah GMC Jawa Barat Muhammad Hamdan mengatakan, generasi saat ini lebih suka dengan pemimpin yang merakyat. Menurutnya, Ganjar Pranowo mencerminkan sosok pemimpin tersebut.
“Buat kami, generasi kami, kami tidak melihat pemimpin yang eksklusif. Kami lebih suka melihat sosok ayah Ganjar ini karena dia lebih legaliter dan merakyat,” ucap Hamdan usai deklarasi di Kota Bandung, Minggu (20/2).
Red















