Gubernur Mirza Sidak Pasar Jatimulyo, Sampaikan Penyebab Jalan Rusak dan Kemacetan

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Kemacetan parah yang kerap terjadi di Jalan Pangeran Senopati, tepatnya di kawasan Pasar Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Lampung.

Pasar tumpah yang memakan badan jalan, ditambah kondisi jalan berlubang serta genangan air saat hujan, menyebabkan arus lalu lintas tersendat hampir setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung M. Taufiqullah serta Anggota Komisi IV DPRD Wahrul Fauzi Silalahi meninjau langsung kondisi tersebut, Rabu sore (25/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  Tuan Rumah Porwanas XV 2027, PWI Lampung Bidik 5-7 Emas dari Lomba Karya Jurnalistik

Gubernur Mirza menemukan persoalan utama di kawasan tersebut bukan hanya kerusakan jalan, tetapi juga sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.

“Kalau hujan selalu tergenang dan menyebabkan kemacetan sampai berkilo-kilometer. Tahun depan kita akan kembalikan fungsi gorong-gorong seperti semula di sepanjang jalan ini,” ujar Mirza.

Menurutnya, penyempitan badan jalan akibat tertutupnya saluran drainase dan pemanfaatan ruang yang tidak semestinya menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan air yang mempercepat kerusakan jalan.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Evaluasi Perda, Pastikan Regulasi Tak Berhenti di Atas Kertas

Oleh karena itu, Pemprov Lampung juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat dan pelaku usaha agar bersama-sama menjaga fungsi infrastruktur publik.

Gubernur mengimbau kepada para pedagang dan pemilik kios di sekitar kawasan pasar Jatimulyo agar mengembalikan area gorong-gorong pada fungsi awalnya.

Upaya ini dilakukan demi kepentingan bersama, agar sistem drainase berfungsi optimal, mencegah banjir dan kualitas jalan tetap terjaga. (*)

Berita Terkait

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi
Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Jumat, 25 September 2026 - 10:31 WIB

Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung

Jumat, 25 September 2026 - 10:16 WIB

Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba

Berita Terbaru

LC TV Story

Prabowo Minta Biaya Haji Tak Membebani Jemaah

Selasa, 29 Sep 2026 - 07:19 WIB