Indonesia Menuju Lumbung Pangan Dunia, Lewat Gerakan Ayo Bisnis Pangan

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG – Indonesia bersiap menjadi raksasa pangan dunia. Dengan kekayaan alam yang melimpah dan keanekaragaman hayati yang luar biasa, negeri ini punya bekal kuat untuk mengambil peran utama sebagai lumbung pangan global. Namun, mimpi besar itu butuh pondasi: generasi wirausaha pangan yang tangguh, inovatif, dan siap bersaing.

Sebagai langkah strategis menuju visi tersebut, Program Kolaborasi AYO BISNIS PANGAN resmi diluncurkan hari ini oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan di Politeknik Negeri Lampung. Inisiatif ini menjadi tonggak kolaborasi lintas sektor untuk mencetak pelaku usaha pangan masa depan yang siap bersaing di tingkat nasional dan global.

“Bisnis pangan itu menguntungkan, sekarang dan di masa depan.”
Semboyan ini digaungkan dalam peluncuran program yang dihadiri lebih dari seribu peserta secara langsung dan daring. Semangat ini tak hanya jadi slogan, tapi menjadi panggilan bagi generasi muda untuk melihat sektor pangan sebagai lahan subur penuh peluang.

Baca Juga :  Pemkot Bandar Lampung Hibahkan Land Cruiser Rp2,7 Miliar, Ini Alasannya

Menggerakkan Ekosistem Wirausaha Pangan Nasional

Program ini hadir bukan sekadar pelatihan biasa. Ayo Bisnis Pangan dirancang sebagai gerakan nasional yang melibatkan seluruh ekosistem kewirausahaan—mulai dari perguruan tinggi, sekolah, pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, hingga komunitas masyarakat. Tujuannya jelas: menumbuhkan wirausaha pangan baru yang berdaya saing tinggi dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Ada enam pilar utama dalam program ini:
1. Edukasi dan pelatihan

2. Inkubasi dan akselerasi bisnis

3. Pembiayaan dan investasi

4. Pameran, akses pasar dan branding

5. Keterlibatan komunitas

6. Komunikasi publik (talk show)

Salah satu tulang punggung program ini adalah www.SkolahPangan.com, sebuah platform pembelajaran digital yang menjadi pusat edukasi dan jejaring pelaku usaha pangan. Di sini, peserta bisa mengakses modul pelatihan, bootcamp, mentoring, hingga peluang kerja sama langsung dengan industri.

Baca Juga :  Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Didukung Puluhan Mitra, Ribuan Kesempatan Dibuka

Ketua Tim Koordinasi Ayo Bisnis Pangan, Dr. Handito Joewono, menjelaskan bahwa hingga saat ini, program ini telah menggandeng puluhan mitra aktif dari berbagai sektor: perguruan tinggi, sekolah, lembaga pelatihan, hingga pelaku usaha dan pemerintah. Beberapa di antaranya yaitu Politeknik Negeri Lampung, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Trunojoyo, Universitas Amikom Yogyakarta, hingga Sekolah Ekspor Nasional.

Tak tanggung-tanggung, 1000 beasiswa telah disiapkan bagi generasi muda dari seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan secara gratis di platform SkolahPangan.com. Dengan bekal ilmu dan dukungan yang tepat, mereka diharapkan menjadi pelaku utama dalam rantai pasok pangan yang berkelanjutan.

Dengan sinergi dan semangat gotong royong, Indonesia tengah menata langkahnya menuju masa depan sebagai pemain utama pangan dunia—bukan hanya sebagai penghasil, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. (*)

Editor: Furkon Ari

Berita Terkait

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil
Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara
Gerak Jalan Pramuka Ramaikan Pusat Kota Bandar Lampung, Polisi Siagakan 35 Personel
Trotoar Sultan Agung Ambrol, DPRD Temukan Spek Tak Sesuai hingga Material Bekas
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pancasila Jangan Berhenti di Dinding Kantor

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Senin, 21 September 2026 - 18:12 WIB

Sidak Pajak di Mall Kartini, Bapenda Bandar Lampung Soroti Pelaporan Omzet Riil

Berita Terbaru

Pariwisata

Dari Kebun ke Cangkir, Wonosari Buka Wisata Edukasi Teh

Senin, 5 Okt 2026 - 18:54 WIB

LC TV Story

Prabowo Sematkan Bintang Mahaputera kepada Tujuh Jenderal

Senin, 5 Okt 2026 - 13:13 WIB