Lakukan Kunjungan Kerja, DPRD Lampung Fokus Rekrutmen Komisioner KI dan KPID

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 82?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Miswan Rody dan Edward Rasyid, melakukan kunjungan kerja ke Komisi Informasi (KI) Pusat dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat di Jakarta.

Agenda ini membahas rekrutmen komisioner baru KI dan KPID Lampung yang akan dibuka awal tahun mendatang.

Dalam pertemuan itu, pihak pusat menegaskan masa jabatan komisioner KI dan KPID Lampung tidak akan diperpanjang.

Karena itu, proses rekrutmen harus segera dilakukan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan.

Edward Rasyid meminta KI dan KPI Pusat tidak hanya memberi persetujuan administratif, tetapi juga hadir langsung ke Lampung untuk memberikan pembekalan kepada komisioner baru.

Baca Juga :  Dituding Gelapkan Mobil Rental Rp1,16 Miliar, Anggota DPRD Bandar Lampung Yunika Buka Suara

“Kehadiran pusat di Lampung penting untuk penguatan kelembagaan. Dengan begitu, komisioner terpilih benar-benar memahami peran strategisnya,” kata Edward pada Kamis, (2/10/2025).

Sementara itu, Miswan Rody menegaskan rekrutmen kali ini harus menjadi momentum mengembalikan marwah dan kredibilitas KI serta KPID Lampung.

“Proses rekrutmen adalah pintu masuk melahirkan figur berintegritas, berkapasitas, dan independen. Jika komisionernya tidak berkualitas, masyarakat yang akan dirugikan,” ujarnya.

Menurut Miswan, tantangan KI dan KPID kian berat di era digitalisasi. Sengketa informasi publik terus meningkat, sementara masyarakat dibanjiri konten digital yang belum tentu mendidik.

Baca Juga :  Sekolah Negeri Boleh Tolak MBG, Syaratnya Harus Satu Suara

Karena itu, dibutuhkan komisioner yang tidak hanya paham regulasi, tetapi juga mampu membaca perubahan zaman.

“Komisioner mendatang harus punya visi jauh ke depan, peka pada dinamika sosial, sigap menghadapi sengketa informasi, dan berani menindak siaran yang tidak sehat. Kita butuh orang-orang yang bukan hanya punya nama, tapi juga nyali dan kapasitas,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional
Soroti 8 Perda yang Buka Celah Bakar Lahan 2 Hektare, Prabowo: Complete Nonsense
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 15:23 WIB

Usai Sidak Ombudsman, Isi Rumah Dinas Berubah, Eks Kalapas Cibinong Dicecar DPR

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 18:51 WIB

Bupati Nanda Terima Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Jumat, 25 September 2026 - 21:49 WIB

Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan

Berita Terbaru