Lampung Alami Cuaca Terik, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Mendadak dan Petir

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Cuaca panas terik dalam beberapa hari terakhir dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Lampung. Namun di balik kondisi tersebut, potensi hujan tiba-tiba tetap mengintai.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Raden Inten Lampung dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Helena Adianova, menjelaskan saat ini Lampung tengah memasuki masa peralihan musim dari penghujan menuju kemarau.

Pada periode ini, lanjutnya, pola angin cenderung lemah dan arahnya berubah-ubah sehingga membuat kondisi atmosfer menjadi tidak stabil.

“Wilayah Lampung saat ini sedang berada pada masa peralihan dari monsun barat menuju monsun timur. Pola angin cenderung lemah dan arahnya bervariasi,” ujar Helena, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh

Helena menambahkan, suhu panas yang dirasakan masyarakat juga dipengaruhi posisi matahari yang berada di sekitar garis ekuator. Kondisi ini menyebabkan peningkatan suhu udara, terutama pada siang hari.

Selain itu, meningkatnya proses penguapan air laut turut membuat kelembapan udara menjadi tinggi. Kombinasi tersebut menimbulkan sensasi cuaca panas sekaligus lembap.

“Akibatnya, masyarakat merasakan cuaca yang panas sekaligus lembap,” jelasnya.

Meski demikian, kondisi atmosfer yang tidak stabil berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif. Awan ini dapat menyebabkan hujan singkat yang datang secara tiba-tiba.

“Biasanya ditandai dengan hujan singkat yang datang tiba-tiba, bisa disertai petir dan angin kencang,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Perkuat Digitalisasi Daerah dan Pengendalian Inflasi

BMKG pun mengimbau masyarakat, khususnya pemudik pada arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah, untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis.

Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, serta menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca sangat terik, atau menggunakan pelindung seperti pakaian tertutup dan tabir surya.

“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memantau informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG maupun kanal resmi media sosial BMKG Lampung,” imbaunya. (*)

Berita Terkait

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan
Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:46 WIB

Kejari Lampura Musnahkan Barang Bukti 42 Perkara, Ada Sabu dan Senpi Rakitan

Selasa, 29 September 2026 - 09:16 WIB

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB