Puluhan Buruh Perempuan PT Phillips Demo, Tolak PHK Sepihak

- Jurnalis

Rabu, 22 Februari 2023 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buruh PT Philips gelar aksi di depan Pemkot Bandarlampung, Rabu (22/2/2023). Foto: Muhaimin

Buruh PT Philips gelar aksi di depan Pemkot Bandarlampung, Rabu (22/2/2023). Foto: Muhaimin

LAMPUNGCORNER.COM, Bandarlampung — Puluhan buruh perempuan PT Phillips Seafoods Indonesia (PSI) menggelar demo di depan Pemkot Bandarlampung, Rabu (22/2/2023).

Massa yang tergabung dalam Serikat Buruh PSI (SBPSI) itu, menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh PT PSI.

Dalam kesempatan sama, Lembaga Bantuan hukum (LBH) Bandarlampung melakukan mediasi pertama dengan Bidang Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Disnaker.

Layaknya aksi demo, massa membawa spanduk dengan tulisan, “Kami Menolak PHK Sepihak”. Selain itu, “Pekerjakan Kami Kembali Sekarang Juga”.

Salah satu pekerja yang diberhentikan, Eka (45), mengatakan awalnya mereka hanya diliburkan seminggu, setengah bulan, sampai sebulan.

“Tapi, kok ada anak baru yang masuk,” jelasnya.

Ia mengungkapkan pihak perusahaan tidak ada komunikasi sebelum memberhentikan dirinya dan pekerja lainnya.

Baca Juga :  Tubaba Perkuat Tata Kelola Aset dan Kepastian Hukum Pertanahan

Yang dia tahu, perusahaan memberhentikan mereka dari bagian speed dan sanitasi.

Ia bersama rekan-rekannya hanya berharap mereka dapat dipekerjakan kembali di PT PSI.

Sementara itu, LBH menyebutkan 40 buruh perempuan yang di-PHK ini telah bekerja antara 12 sampai 25 tahun. Namun mereka belum diangkat menjadi buruh tetap.

PT PSI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan makanan dengan hasil produksi crab meat (daging kepiting).

Selain itu, value added products (olahan daging rajungan, lobster, dan cumi-cumi).

PT PSI memiliki ratusan buruh mayoritas perempuan yang bekerja berdiri selama 8 jam dan 1 jam istirahat dalam sehari.

Dalam rilisnya, LBH menduga PHK akibat permintaan SBPSI mengajukan 87 orang buruh harian untuk diangkat menjadi buruh tetap.

Baca Juga :  PWI Lampung Bidik Tri Sukses Porwanas dan HPN 2027, Dongkrak Prestasi hingga Ekonomi Daerah

Namun perusahaan memilih untuk merumahkan secara bertahap 40 buruh perempuan tersebut sejak September 2022.

Setelah di-PHK sepihak, perusahaan merekrut buruh baru dengan usia yang lebih muda dengan alasan 40 orang SBPSI tidak kompetitif dalam proses produksi sehingga jumlah produk yang dihasilkan sedikit.

Menurut LBH, proses penilaian dilakukan dalam waktu sehari dengan bahan baku yang buruk. Dan hal tersebut dijadikan dasar penilaian bahwa mereka tidak layak untuk dipekerjakan.

Sedangkan saat buruh yang baru direkrut diberikan bahan baku yang lebih baik.

Atas dasar itu, LBH mendesak manajemen PT PSI untuk mempekerjakan kembali 40 orang anggota SBPSI.

Selain itu, meminta manajemen PT PSI untuk memperbaiki kinerjanya demi kesejahteraan para buruhnya. (*)

Red

Berita Terkait

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan
HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo
Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital
Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD
Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II
Kabel Fiber Optik Semrawut Ditertibkan, APJII Lampung Sasar Sejumlah Ruas Jalan
Kemah Bakti Satya Linmas, Nadirsyah Hadiri Pengukuhan DPC ASLINMAS dan ABPEDNAS Bandar Lampung
Inspektorat Lampung Awasi 17 OPD Tubaba
Berita ini 397 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:01 WIB

Airlangga Ungkap Stimulus Kuartal IV, Bantuan Pangan dan BSU Disiapkan

Rabu, 30 September 2026 - 18:10 WIB

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Pemkab Tubaba Tancap Gas Susun Arsitektur Pemerintahan Digital

Minggu, 27 September 2026 - 20:50 WIB

Belajar dari Gunung Kidul, Pemkab Pesawaran Bidik Strategi Baru Dongkrak PAD

Minggu, 27 September 2026 - 13:01 WIB

Seleksi JPTP Lampura Mengerucut, 53 Peserta Berebut 10 Kursi Eselon II

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

HPN-Porwanas 2027 Makin Matang, PWI Lampung Gandeng Pelindo

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:10 WIB