Pesisir Kota Bandar Lampung Kembali Dipenuhi Sampah, DLH Siapkan Aksi Bersih Masal

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 23:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Tumpukan sampah plastik, kayu, dan limbah rumah tangga kembali terlihat berserakan di sepanjang bibir pantai Kota Bandar Lampung. Padahal, beberapa waktu lalu warga, relawan, dan pemerintah daerah telah bergotong royong membersihkan kawasan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, menjelaskan bahwa sebagian besar sampah yang menumpuk di pesisir bukan berasal dari aktivitas warga sekitar.

Melainkan limbah kiriman dari laut. Arus air yang kuat membawa sampah hingga menumpuk di tepi pantai.

“DLH tetap melakukan pengangkutan rutin setiap hari. Petugas kami bersama UPT juga terus melakukan pemantauan di lapangan. Ke depan, kami berencana menggelar aksi bersih-bersih massal di kawasan pesisir, seperti yang sudah dilakukan di daerah aliran sungai,” ujar Yusnadi, Kamis (6/11/2025).

Baca Juga :  Korban Gempa M 7,7 NTT Capai 202 Orang, 70 Meninggal Dunia

Menurutnya, penanganan persoalan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Masalah sampah bukan hanya tugas DLH. Tanpa kepedulian masyarakat, persoalan ini tidak akan selesai. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.

DLH mencatat, volume sampah yang diangkut dari wilayah Panjang dan Sukaraja mencapai 50 hingga 70 ton per hari. Sementara total sampah yang diangkut dari seluruh wilayah Kota Bandar Lampung mencapai sekitar 700 ton per hari.

Baca Juga :  Lampung Usulkan Kawasan Industri Pangan, Bappenas Siap Kaji

“Di tengah cuaca yang tak menentu, menjaga kebersihan lingkungan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi banjir,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, DLH terus mengimbau masyarakat agar mulai memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah.

Langkah sederhana ini diharapkan dapat membantu mengurangi volume sampah yang menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Kalau masyarakat bisa memilah sampah sebelum dibuang, pengelolaannya akan jauh lebih mudah dan efisien,” pungkas Yusnadi. (*)

Berita Terkait

Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper
Revitalisasi Pasar Dekon Lampura Tak Kunjung Rampung, Pedagang Mulai Pertanyakan Uang yang Disetor
Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Canda Presiden Prabowo Ke Gus Yahya: Aku Dari Dulu Minta Kartu NU
Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting
Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat
Launching Tim Bhayangkara Lampung Gratis, 4.000 Jersey Dibagikan
Karhutla Kembali Melanda TNBBS di Pesisir Barat, Lebih dari 3 Hektare Terbakar
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Polres Lampura Ungkap 48 Kasus C3, Jejak Senpi Rakitan Mengarah ke Sungai Ceper

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Revitalisasi Pasar Dekon Lampura Tak Kunjung Rampung, Pedagang Mulai Pertanyakan Uang yang Disetor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Tubaba Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Tekan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Alfan Rois Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Nanda-Anton, Dorong Percepatan Program Masyarakat

Berita Terbaru