Final Liga 4 Lampung Berakhir Ricuh, Gelar Juara Angon Saka Ternoda Buruk dan Amuk Massa

- Jurnalis

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung – Stadion Pahoman yang seharusnya menjadi saksi lahirnya juara baru Liga 4 Provinsi Lampung, Jumat (13/02/26), justru berubah menjadi arena “adu jotos”.

Duel puncak antara TS Saiburai Pesawaran melawan Angon Saka Tanggamus yang semula sarat gengsi putra daerah, berakhir memilukan akibat ledakan amarah suporter dan dugaan kepemimpinan wasit yang “berat sebelah”.

Meski Angon Saka Tanggamus berhasil mengunci kemenangan tipis 1-0, atmosfer pertandingan berubah mencekam di babak kedua.

Alih-alih menyuguhkan teknik olah bola, tensi justru memuncak karena rentetan keputusan wasit yang dinilai provokatif dan tidak profesional.

Ketidakpuasan memuncak saat sejumlah pelanggaran keras dibiarkan tanpa ganjaran kartu. Hal ini memicu protes keras dari pinggir lapangan yang dengan cepat menjalar ke tribun penonton.

Dalam situasi yang dinilai tidak profesional jalannya pertandingan, seketika kehilangan kendali saat barikade pengaman bobol dari luapan emosi dan kekecewaan dari pasar suporter dan pihak tim.

Baca Juga :  Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah Perkuat Sinergi Pemprov Lampung dan Forkopimda 

Sejumlah suporter yang tersulut emosi merangsek masuk ke tengah lapangan, dan hujan botol minuman pun tak terelakkan, bahkan wasit yang memimpin laga dilaporkan menjadi korban pemukulan massa sebelum akhirnya dievakuasi paksa oleh aparat keamanan.

“Kalau wasitnya adil dan profesional, tidak mungkin tensinya seberingas ini. Ini murni akumulasi kekecewaan penonton terhadap keputusan yang terkesan tebang pilih,” cetus, salah satu penonton yang menyaksikan langsung kerusuhan.

Sementara disisi lain, ketika dihimpun dari keterangan sejumlah saksi yang selalu aktif menyaksikan setiap jalanya pertandingan liga 4 menilai terkadang keputusan wasit yang tidak fair justru kerap memicu kericuhan.

“Menang kalah itu sih biasa, tapi klo keputusan yang terkesan berat sebelah pasti lah akan menimbulkan kekecewaan. Ya meskipun saya gak pihak kemanapun tapi kalo dinilai sih emang wasitnya lucu norak gitu,” ungkap beberapa penonton seusai pertandingan.

Mereka juga menilai keputusan wasit yang terasa benar-benar tidak sehat sejak berlangsung nya pertandingan 4 besar semifinal. Jika perlu diputar ulang video pertandingan mereka melihat bnyak kejanggalan.

Baca Juga :  Perkuat Ketahanan Pangan, 42 Penyuluh Pertanian Lampung Akan Tugas di Kementerian Pertanian

“Norak sih pada intinya, kalo perlu diadili wasit yang memimpin pertandingan bisa malu sendiri jika diperlihatkan ulang video pertandingan, klo gak percaya bisa dibuktikan,” beber mereka dengan nada kesal.

Hingga berita ini dirilis, kemenangan tim kesebelasan Angon Saka Tanggamus terasa hambar dan menyisakan luka bagi sportivitas sepak bola Lampung.

Ironisnya, pihak panitia pelaksana seolah “menghilang” dan belum memberikan pernyataan resmi terkait carut-marutnya pengamanan serta evaluasi terhadap perangkat pertandingan di stadion kebanggaan Kota Tapis Berseri ini.

Dengan insiden ini setiap mata tertuju dan telinga pun terpasang menunggu bagaimana tindakan pihak terkait, dimana dunia sepak bola Lampung kini menanti ketegasan Asprov PSSI Lampung untuk mengusut tuntas insiden yang mencoreng wajah kompetisi kasta keempat ini. (*)

Berita Terkait

Resmi! AKBP Yonirizal Khova Jabat Waka Polresta Bandar Lampung
Sekda Marindo Bersama Komisi XII DPR RI Bahas Pemanfaatan Energi di Provinsi Lampung
Dramatis! Bhayangkara Lampung FC Raih Tiga Point, Sukses Tekuk Persik Kediri 4-3
Pemprov Lampung Bersama DPP Lampung Sai dan MPAL Gelar Tradisi Blangikhan
Sekdaprov Marindo Lantik 4 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemprov Lampung 
Target Nol Putus Sekolah 2026, Pemprov Lampung Perkuat Penelusuran Data Hingga Kabupaten/Kota
HUT Satpol PP ke-76: Gubernur Mirza Dorong Satuan Polisi Pamong Praja Jadi Penegak Perda yang Tegas dan Humanis
Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah Perkuat Sinergi Pemprov Lampung dan Forkopimda 
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:04 WIB

Resmi! AKBP Yonirizal Khova Jabat Waka Polresta Bandar Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:56 WIB

Sekda Marindo Bersama Komisi XII DPR RI Bahas Pemanfaatan Energi di Provinsi Lampung

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:52 WIB

Dramatis! Bhayangkara Lampung FC Raih Tiga Point, Sukses Tekuk Persik Kediri 4-3

Rabu, 18 Februari 2026 - 23:02 WIB

Pemprov Lampung Bersama DPP Lampung Sai dan MPAL Gelar Tradisi Blangikhan

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:57 WIB

Sekdaprov Marindo Lantik 4 Pejabat Administrator di Lingkungan Pemprov Lampung 

Berita Terbaru

BANDAR LAMPUNG

Resmi! AKBP Yonirizal Khova Jabat Waka Polresta Bandar Lampung

Sabtu, 21 Feb 2026 - 19:04 WIB