LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Bupati Lampura, Hamartoni Ahadis, dijadwalkan menerima Anugerah Kebudayaan Abyakta bersama sembilan kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang akan digelar pada 9 Februari 2026 di Provinsi Banten.
Penganugerahan bergengsi ini direncanakan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta jajaran Menteri Kabinet Merah Putih.
Anugerah Abyakta diraih setelah kebudayaan khas Lampura, Cangget Bakha, melalui tahapan panjang mulai dari pendaftaran, presentasi, hingga proses verifikasi.
Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampura, Gunaido Uthama, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima agenda resmi kehadiran Bupati dalam rangkaian kegiatan HPN di Banten dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.
“Kalau sesuai rencana dan sifatnya agenda protokoler, Pak Bupati akan menghadiri seluruh rangkaian HPN, mulai dari Diskusi Kebudayaan bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan para kepala daerah se-Indonesia, dilanjutkan dengan Gala Dinner di Rumah Jabatan Gubernur Banten, hingga puncak acara HPN sebagaimana rundown dari PWI Pusat,” jelas Gunaido, Minggu (1/2/2026).
Tak hanya menerima penghargaan, Lampura juga akan menampilkan kekayaan budayanya di ajang nasional tersebut. Tari Bedayo Abung Siwo Migo dijadwalkan tampil dalam acara pesta rakyat serta dialog kebudayaan.
“Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampura bersama Dewan Kesenian diminta untuk menampilkan Tari Bedayo Abung Siwo Migo. Penampilan ini akan disaksikan langsung oleh Pak Bupati, Menteri Kebudayaan, serta para kepala daerah se-Indonesia,” terangnya.
Gunaido menambahkan, kehadiran Bupati Hamartoni Ahadis disesuaikan dengan undangan resmi dari PWI Pusat dan panitia HPN Banten.
“Kehadiran Pak Bupati bukan sekadar seremoni, tetapi membawa misi besar penguatan diplomasi budaya dan sinergi dengan media. Anugerah Kebudayaan yang akan diterima merupakan milik seluruh masyarakat Lampura, khususnya, dan Provinsi Lampung pada umumnya. Ini menjadi momentum penting untuk memastikan identitas budaya kita semakin dikenal di kancah nasional,” tandasnya.
Sementara itu, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Lampura, Perdana Putra, menyatakan jika Tari Bedayo Abung Siwo Migo dibawah asuhan Dewan Kesenian Lampung Utara (DKLU) siap tampil dalam acara pesta rakyat serta dialog kebudayaan tersebut.
“Seluruh persiapan sudah matang. Penari Tari Bedayo Abung Siwo Migo terus melakukan latihan secara maksimal dan siap tampil pada malam kebudayaan di HPN nanti,” pungkasnya. (*)










