Darurat Rumah Tangga! Angka Perceraian di Lampura Terus Melonjak

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Pengadilan Agama (PA) Kotabumi Kelas IB.

Kantor Pengadilan Agama (PA) Kotabumi Kelas IB.

LampungCorner.com, KOTABUMI – Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tengah menghadapi sinyal darurat dalam kehidupan sosial masyarakatnya. Bukannya menurun, angka perceraian justru terus meroket dari tahun ke tahun, menunjukkan tren yang kian mengkhawatirkan.

Data dari Pengadilan Agama (PA) Kotabumi Kelas IB mencatat lonjakan signifikan dalam dua tahun terakhir. Pada 2024, tercatat sebanyak 1.122 kasus perceraian. Angka itu melonjak menjadi 1.312 kasus pada 2025.

Ironisnya, tren ini belum menunjukkan tanda-tanda melambat. Baru memasuki empat bulan pertama 2026, sebanyak 383 pasangan telah resmi mengakhiri pernikahan mereka.

Panitera Muda PA Kotabumi, Teti Pitriani, mengungkapkan bahwa persoalan klasik masih menjadi pemicu utama runtuhnya rumah tangga di Lampura. Perselisihan yang berkepanjangan, tekanan ekonomi, hingga kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi faktor dominan.

Baca Juga :  Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Dibangun, Hamartoni: Ini Jalur Penggerak Ekonomi Masyarakat

“Penyebab yang paling utama itu karena perselisihan terus-menerus, faktor ekonomi, dan KDRT,” ujar Teti Pitriani saat dikonfirmasi di PA Kotabumi, Senin (13/4/2026).

Dari seluruh wilayah yang ada, Kecamatan Abung Selatan tercatat sebagai daerah dengan angka perceraian tertinggi di Lampura. Fakta ini semakin menegaskan adanya persoalan serius yang perlu mendapat perhatian khusus.

Meski Pengadilan Agama Kotabumi mengaku telah melakukan berbagai upaya, mulai dari mediasi hingga imbauan agar pasangan tidak gegabah mengambil keputusan bercerai, realitas di lapangan justru berkata sebaliknya.

Baca Juga :  Kolaborasi Tangani Sampah, SPBU dan DLH Bergerak Bersihkan Kotabumi

Ribuan akta cerai yang terus terbit setiap tahun menjadi indikator bahwa upaya edukasi, baik pra-nikah maupun manajemen konflik rumah tangga, belum memberikan dampak signifikan.

Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Tanpa langkah konkret dan pembenahan menyeluruh, terutama dalam penguatan ekonomi keluarga serta kesiapan mental pasangan sebelum menikah, bukan tidak mungkin Lampura akan terus mencatat rekor angka perceraian di masa mendatang. (*)

Berita Terkait

Bangkitkan Tradisi Qurani dan Kejar Prestasi, MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Lampura Kembali Bergema
Final Piala Dunia 2026, Lampura Gelar Nobar Serentak di Tiga Lokasi: Ada Kuis Berhadiah hingga Lomba Gaple
Meski Ada Pemotongan Anggaran, Kualitas Makanan Program MBG di Lampura Dijamin Tetap Terjaga
PEKSIMIDA 2026 Cabang Monolog Digelar di UMKO: Unila Juara, UMKO Raih Prestasi Membanggakan
Pelantikan DDII Lampura Jadi Momentum Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Kemitraan
Jembatan Rapuh Penghubung Tiga RT di Kotabumi Selatan Belum Tersentuh Perbaikan
Bangun Umat Berakhlak, DDII Lampura Akan Gelar Pelantikan, Tabligh Akbar, dan Rakerda
Profesionalisme dan Presisi Polri Mendapat Apresiasi Tokoh Masyarakat Lampura
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:42 WIB

Bangkitkan Tradisi Qurani dan Kejar Prestasi, MTQ ke-45 Tingkat Kabupaten Lampura Kembali Bergema

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Final Piala Dunia 2026, Lampura Gelar Nobar Serentak di Tiga Lokasi: Ada Kuis Berhadiah hingga Lomba Gaple

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:56 WIB

Meski Ada Pemotongan Anggaran, Kualitas Makanan Program MBG di Lampura Dijamin Tetap Terjaga

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:15 WIB

PEKSIMIDA 2026 Cabang Monolog Digelar di UMKO: Unila Juara, UMKO Raih Prestasi Membanggakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:50 WIB

Pelantikan DDII Lampura Jadi Momentum Perkuat Konsolidasi Dakwah dan Kemitraan

Berita Terbaru


Kasatgas Percepatan Program MBG Provinsi Lampung, Saipul. Foto: Farida Nurazizah

PEMERINTAHAN

Pergantian Kepala BGN Tak Ganggu Program MBG di Lampung

Rabu, 22 Jul 2026 - 15:16 WIB