Arus Balik Memuncak, Kemacetan Puluhan Kilometer Terjadi di Lampung Utara

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemacetan arus balik di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara, Senin (23/3/2026).

Kemacetan arus balik di Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara, Senin (23/3/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Lonjakan volume kendaraan pada arus balik Lebaran 2026 memicu kemacetan parah di sejumlah jalur utama. Kepadatan terjadi di ruas Jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara hingga Simpang Propau Lampung Utara, bahkan mulai terasa lebih awal dibanding pola arus balik tahun-tahun sebelumnya.

Peningkatan signifikan arus kendaraan sudah terlihat sejak H+3 Idulfitri 1447 H atau Senin (23/3/2026). Gelombang pemudik yang kembali menuju wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya menjadi pemicu utama padatnya lalu lintas.

Kemacetan ekstrem pun tak terhindarkan. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga puluhan kilometer, bahkan sempat mencapai kawasan Simpang Propau, Kecamatan Abung Selatan.

Baca Juga :  Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi, Awan dan Abu Vulkanik Terlihat dari KRI Lepu

Kondisi lalu lintas di sejumlah titik terpantau lumpuh dan hanya bergerak merayap akibat tingginya volume kendaraan, terutama dari arah Bukit Kemuning menuju Tol Terbanggi Besar maupun ke Bandar Lampung.

Kasat Lantas Polres Lampung Utara, AKP Foni Salimubun, mengungkapkan bahwa peningkatan kendaraan yang masuk ke wilayah tersebut mencapai sekitar 75 persen. Kepadatan bahkan sudah terjadi sejak waktu Subuh.

“Hampir 5.000 kendaraan melintas sejak Subuh hingga malam hari ini,” ujar Foni.

Untuk mengurai kemacetan, pihak kepolisian menerapkan strategi penarikan arus agar kendaraan tetap bergerak meski dalam kondisi padat merayap.

Baca Juga :  Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Langkah ini dilakukan guna menjaga aliran kendaraan tetap berjalan (continuous flow) dan mencegah terjadinya kemacetan total.

“Kami memastikan arus kendaraan tetap bergerak, meskipun perlahan, serta mencegah stagnasi di titik-titik rawan,” jelasnya.

Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif, termasuk sistem buka-tutup arus serta penarikan kendaraan secara manual guna memecah kepadatan di persimpangan maupun jalur sempit.

Pihak kepolisian mengimbau para pemudik untuk mengatur waktu perjalanan agar tidak menumpuk pada puncak arus balik yang diperkirakan akan terjadi pada H+7 mendatang. (*)

Berita Terkait

Gubernur Mirza dan Bupati Hamartoni Cek Jalan Lampura, Rp76 Miliar Disiapkan Lewat Inpres
60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak
Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026
Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung
KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB Bogor, 4 Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Sinyal Terakhir 5 Jurnalis, 2 ABK dan 1 Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Terdeteksi di Pulau Sebesi
98 Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di Lampung Berganti, Ini Daftar Lengkapnya
Pemkab Lampura Buka Seleksi 11 JPTP, Berikut Jadwal dan Syaratnya
Berita ini 93 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

60 ASN Berebut 11 Kursi JPTP Lampura, Berikut Nama dan Jabatan dengan Pelamar Terbanyak

Senin, 21 September 2026 - 21:32 WIB

Gerobak Listrik Rp2,8 Miliar Jadi Temuan BPK, Vendor yang Sama Kembali Dapat Kontrak 2026

Jumat, 18 September 2026 - 21:21 WIB

Usai Diperiksa 11 Jam, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra Digiring ke Rutan Polda Lampung

Selasa, 15 September 2026 - 22:59 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Kasus HGB Bogor, 4 Diduga Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN

Minggu, 13 September 2026 - 08:11 WIB

Sinyal Terakhir 5 Jurnalis, 2 ABK dan 1 Pemandu yang Hilang di Selat Sunda Terdeteksi di Pulau Sebesi

Berita Terbaru

Kesbangpol Lampura dan FKDM gelar koordinasi sekaligus ''Ngopi Bareng'' bersama masyarakat di Desa Sinar Mulya, Kecamatan Tanjung Raja, Selasa (29/9/2026).

LAMPUNG UTARA

Kesbangpol Lampura dan FKDM Perkuat Deteksi Dini Konflik Sosial

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:16 WIB