LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Suasana hangat penuh kekeluargaan berpadu dengan dinamika organisasi mewarnai jalannya Musyawarah Distrik (Musdis) DPD LSM GMBI Kabupaten Lampung Utara 2026 yang digelar di Sekretariat KSM Sungkai Jaya, Minggu (12/4/2026).
Forum yang dimulai sejak siang hari itu berlangsung cair hingga pukul 17.00 WIB. Sejumlah perdebatan dan pembahasan mendalam tak terhindarkan, terutama dalam proses menentukan sosok ketua yang akan menakhodai LSM GMBI Distrik Lampung Utara ke depan.
Ketua pelaksana, Toni Sanjaya, berharap Musdis tersebut mampu melahirkan keputusan terbaik bagi organisasi secara umum dan seluruh anggota GMBI di Lampung Utara secara khusus, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“Melalui Musdis ini, kami berharap ketua terpilih dapat mengemban amanah untuk memajukan LSM GMBI Lampung Utara, mendukung pembangunan daerah, serta menyusun kalender kerja yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Sepanjang forum, dinamika diskusi berjalan hidup. Berbagai ide dan gagasan bermunculan sebagai upaya mempercepat konsolidasi organisasi di tubuh LSM GMBI Kabupaten Lampung Utara.
Puncak Musdis akhirnya menghasilkan keputusan yang relatif tanpa kejutan. Imausah resmi terpilih sebagai Ketua DPD LSM GMBI Distrik Kabupaten Lampung Utara melalui mekanisme aklamasi, setelah seluruh peserta musyawarah secara bulat menyepakati namanya.
Usai ditetapkan, Imausah menegaskan komitmennya untuk membawa GMBI Lampung Utara menjadi organisasi yang modern dan menjadi wadah aktualisasi bagi seluruh anggotanya.
“Fokus utama kita adalah menjadikan GMBI sebagai organisasi modern yang menjadi ruang aktualisasi anggota. Ke depan, kita akan merumuskan rencana strategis bersama agar GMBI menjadi organisasi yang progresif, berdaya saing, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah,” tegasnya.
Berakhirnya Musdis yang sarat dinamika ini sekaligus menandai lahirnya harapan baru. Kepengurusan GMBI yang baru diharapkan mampu membawa energi segar dalam mendorong pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lampung Utara. (*)










