Dugaan Pungli di Disdukcapil Lampura, Begini Tanggapan Kadisdukcapil

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lampura, Maryadi Muchtar, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (5/5/2026).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lampura, Maryadi Muchtar, saat dikonfirmasi awak media, Selasa (5/5/2026).

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) mencuat di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara (Lampura). Sejumlah warga mengaku diminta membayar hingga Rp50 ribu untuk setiap layanan administrasi kependudukan yang seharusnya gratis.

Keluhan tersebut disampaikan warga saat mengurus berbagai dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), hingga akta kelahiran di kantor Disdukcapil yang berlokasi di Jalan Raden Saleh, Kotabumi, Senin (4/5/2026).

“Kami diminta bayar Rp50 ribu per dokumen dengan alasan percepatan. Padahal jelas tertulis di papan pengumuman kalau semua layanan gratis,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga :  Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat

Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2019 tentang PNBP serta Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018, seluruh layanan administrasi kependudukan termasuk perekaman KTP elektronik, pembuatan KK, dan akta kelahiran tidak dipungut biaya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Lampura, Maryadi Muchtar, menegaskan komitmennya untuk menindak tegas jika ditemukan pelanggaran oleh oknum pegawai.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan administrasi yang tersedia di tingkat kelurahan dan desa guna menghindari praktik percaloan.

“Jika ada pegawai yang meminta uang dalam bentuk apa pun, segera laporkan dan sebutkan namanya. Jika terbukti, akan kami beri sanksi tegas hingga pemecatan,” tegas Maryadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Ponpes Daarul Khair Kotabumi Rayakan 35 Tahun Pengabdian Lewat Wisuda, Bakti Sosial, Donor Darah, Ziarah dan Tabligh Akbar

Maryadi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo dan memanfaatkan layanan online yang telah disediakan untuk mempermudah proses administrasi.

Selain itu, pihaknya telah menyediakan nomor pengaduan resmi yang dapat diakses masyarakat untuk melaporkan berbagai keluhan terkait pelayanan Disdukcapil.

“Nomor pengaduan sudah kami pasang di pamflet, termasuk nomor saya pribadi. Silakan laporkan jika ada keluhan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

66 Capaska Lampura Digembleng Jelang HUT RI ke-81, Siap Emban Amanah Negara
Menuju HPN-Porwanas 2027, PWI Lampura Mulai Susun Strategi dan Seleksi Atlet
FGD UMKO Serukan Kebangkitan Adat Lampung demi Lampura yang Bermartabat
Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat
Lepas Ribuan Peserta Night Run, Bupati Hamartoni: Ini Momentum untuk Memperkuat Rasa Memiliki Daerah
Lokasi Penyambutan Jemaah Haji Lampura Berubah, Ini tempatnya!
Jalan Penghubung Tiga Kecamatan Dibangun, Hamartoni: Ini Jalur Penggerak Ekonomi Masyarakat
Kolaborasi Tangani Sampah, SPBU dan DLH Bergerak Bersihkan Kotabumi
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:39 WIB

66 Capaska Lampura Digembleng Jelang HUT RI ke-81, Siap Emban Amanah Negara

Senin, 22 Juni 2026 - 19:36 WIB

Menuju HPN-Porwanas 2027, PWI Lampura Mulai Susun Strategi dan Seleksi Atlet

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:02 WIB

FGD UMKO Serukan Kebangkitan Adat Lampung demi Lampura yang Bermartabat

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:37 WIB

Tangis Haru Sambut Kepulangan 393 Jemaah Haji Lampura, Wabup Romli Sampaikan Duka untuk Tiga Jemaah Wafat

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:10 WIB

Lepas Ribuan Peserta Night Run, Bupati Hamartoni: Ini Momentum untuk Memperkuat Rasa Memiliki Daerah

Berita Terbaru