Pemprov Lampung Perkuat Dukungan untuk Petani, dari Teknologi hingga Pengendalian Hama

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampungcorner.com, Bandar Lampung –  Pemerintah Provinsi Lampung terus berkomitmen mengoptimalkan sektor agraris dan meningkatkan kesejahteraan petani daerah melalui akselerasi program modernisasi dan hilirisasi sektor pertanian.

​Komitmen ini ditegaskan secara langsung oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal usai melakukan peninjauan lapangan dan simulasi pemanfaatan teknologi modern drone penyemprot Pupuk Organik Cair (POC) di kawasan persawahan Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur, Rabu (24/6/26).

​Dalam dialog tatap muka bersama para kelompok tani setempat, Gubernur mengapresiasi keberhasilan implementasi POC hayati cair yang secara nyata mampu mendongkrak hasil panen warga.

Tercatat, dari basis luasan lahan sawah sekitar 1.000 hektar di wilayah tersebut, total produksi gabah melonjak tinggi dari semula sebesar 5.000 ton menjadi 7.000 ton.

​”Jadi kalau 1.000 hektar dipakai semua, tadinya produksinya 5.000 ton sekarang jadi 7.000 ton. Ada tambahan 1,4 miliar buat dibagikan ke petani di seluruh desa,” jelas Gubernur di hadapan para petani.

​Melihat capaian impresif tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menginstruksikan jajaran dinas terkait bersama pemerintah kabupaten untuk mendorong peningkatan indeks pertanaman dari dua kali panen menjadi tiga kali panen (IP300) dalam setahun.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Gelar Sosialisasi Reviu Dokumen Perencanaan dan Keuangan Daerah Berbasis Digital

Gubernur meminta sinergi yang kompak dari aparatur desa serta dinas teknis agar target-target percepatan tanam tahun ini berjalan dengan optimal.

​Terkait keluhan para petani mengenai kendala serangan hama tikus yang kerap menggagalkan peningkatan masa tanam, Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat memberikan solusi taktis jangka pendek dan jangka panjang.

Melalui dinas pertanian, pemerintah mendistribusikan bantuan logistik berupa seperempat ton belerang untuk penanganan darurat serta merencanakan pembangunan Rumah Burung Hantu (Rubuha) sebagai langkah mitigasi jangka panjang.

​”Tahun ini kita usahakan tiga kali. Oke. Kasih burung hantu… Rubuha. Sama belerang. Kompak ya Pak. POC-nya dipakai,” tegas Gubernur.

​Sementara itu, perwakilan masyarakat tani Desa Pangkal Mas mengutarakan rasa terima kasih atas dukungan nyata pemerintah daerah dalam menekan pengeluaran budidaya padi sawah.

Berkat dukungan program teknologi pupuk hayati cair ini, beban operasional produksi petani dapat dipangkas secara drastis dari ratusan ribu rupiah menjadi puluhan ribu rupiah per hektarnya.

Baca Juga :  Gubernur Lampung Minta BPKAD Siapkan Penyaluran Gaji Ketiga Belas ASN

​Petani juga menaruh harapan besar agar pemerintah daerah bersedia memfasilitasi uji laboratorium berkala bagi beras lokal yang diproduksi murni tanpa menggunakan bahan pestisida kimia sejak tahun 2014 guna mendongkrak nilai tambah ekonomi dari aspek harga jual pasar.

​”Minta tolong Pak Gubernur untuk memfasilitasi agar apa yang kami angan-angankan di beras kami, karena di usaha organik itu ada nilai plusnya dari segi harga. Terima kasih atas teknologinya pupuk hayati cair yang sangat bermanfaat dan mengurangi biaya produksi pangan kami. Semoga Lampung dipimpin Bapak Rahmat Mirzani Djausal jadi lumbung pangan nasional,” pungkas perwakilan petani.

​Di samping pembenahan sektor pertanian organik dan pengendalian hama terpadu, Gubernur turut menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung senantiasa mendengar aspirasi masyarakat Mesuji mengenai kelancaran aksesibilitas ekonomi daerah, termasuk komitmen percepatan pembenahan dan peningkatan infrastruktur jalan poros utama di wilayah setempat. (*).

Berita Terkait

Gebyar Samsat 2026, Pemprov Tekankan Pajak untuk Masa Depan Pembangunan Daerah
Ekonomi Naik, PHK Masih Menghantui, DPRD Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
DPRD Dalami Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta, Pramuka Klarifikasi Hibah Rp1 Miliar
RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah
DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader
Jumat Berkah! Gebrakan DPD Nasdem Pesawaran, Cukur Gratis dan Bersih Rumah Ibadah
Irigasi Way Kawat Memprihatinkan, Bupati Ela Dorong Perbaikan untuk Selamatkan Sawah Petani
Lahir di Lampura, Mayjen TNI Kristomei Sianturi Diangkon Muakhi oleh Ansyori Sabak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:10 WIB

Gebyar Samsat 2026, Pemprov Tekankan Pajak untuk Masa Depan Pembangunan Daerah

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:12 WIB

Ekonomi Naik, PHK Masih Menghantui, DPRD Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:14 WIB

DPRD Dalami Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta, Pramuka Klarifikasi Hibah Rp1 Miliar

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:13 WIB

RDP DPRD Kota Bandar Lampung Kupas Legalitas SMA Siger hingga Penggunaan Dana Hibah

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:20 WIB

DPD Nasdem Pesawaran Gelar Pelatihan Konten Kreator, Upaya Tingkatkan Kreatifitas dan Inovasi Kader

Berita Terbaru

Kebarakan, jl cengkeh 5, RT 06, Lingkungan II Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa Kota BandarLampung
Foto: Damkar

Pariwisata

Diduga Korsleting, Rumah di Rajabasa Ludes Terbakar

Minggu, 12 Jul 2026 - 11:45 WIB