Tak Sekadar Syiar Islam, MTQ ke-45 Lampura Hadirkan Pasar Murah dan Dongkrak Ekonomi Warga

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, LAMPUNG UTARA – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-45 tingkat Kabupaten Lampung Utara (Lampura) tahun 2026 bukan hanya menjadi penanda bangkitnya kembali ajang syiar Islam setelah vakum selama sembilan tahun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampura juga menjadikan momentum tersebut sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah dengan menggelar pasar murah selama pelaksanaan MTQ, pada 20–24 Juli 2026.

Pasar murah akan dipusatkan di kawasan Pondok Pesantren Wali Songo, Kecamatan Abung Selatan, yang menjadi lokasi utama penyelenggaraan MTQ. Kehadiran pasar murah diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi selama berlangsungnya MTQ.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Lampura, Hendri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Dinas Perdagangan dalam menyukseskan MTQ sekaligus bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Momentum MTQ kami manfaatkan tidak hanya untuk mendukung kegiatan keagamaan, tetapi juga menghadirkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah agar dapat membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga,” ujar Hendri, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga :  Komisi V DPRD Lampung Tampung Keluhan Guru PPPK Soal Penugasan Jauh

Pasar murah akan berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 24 Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, Dinas Perdagangan menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Perkebunan. Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan distributor dari Lampura maupun luar daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan.

Beragam kebutuhan pokok akan dijual dengan harga di bawah harga pasar, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, bawang, hingga gas elpiji 3 kilogram. Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli di tengah meningkatnya kebutuhan selama pelaksanaan MTQ.

Hendri mengimbau masyarakat memanfaatkan pasar murah tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ekonomis. Menurutnya, meningkatnya transaksi selama MTQ juga diyakini akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah, termasuk menggerakkan pelaku UMKM dan usaha lokal.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Perkuat Mitigasi dan Antisipasi Dampak El Nino terhadap Sektor Pertanian

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya warga Kecamatan Abung Selatan, Abung Semuli, dan Blambangan Pagar, untuk hadir di lokasi MTQ, memanfaatkan pasar murah, sekaligus ikut memeriahkan pelaksanaan MTQ ke-45.

MTQ tingkat Kabupaten Lampura tahun ini menjadi penyelenggaraan pertama sejak terakhir digelar pada 2017. Sebanyak 23 kafilah dari seluruh kecamatan akan berpartisipasi dalam ajang yang berlangsung hingga 24 Juli tersebut dengan mempertandingkan sembilan cabang lomba, yakni seni baca Al-Qur’an, qiraat, hafalan, tafsir, musabaqah hadis, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, khat Al-Qur’an, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Melalui penyelenggaraan MTQ ke-45, Pemkab Lampura berharap tidak hanya mampu memperkuat pembinaan generasi Qurani, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas perdagangan, UMKM, dan konsumsi selama perhelatan berlangsung. (*)

Berita Terkait

Pasar Murah MTQ Lampura Diserbu Warga, Ratusan Kilogram Sembako Ludes Terjual
Komisi V DPRD Lampung Tampung Keluhan Guru PPPK Soal Penugasan Jauh
Target Tanam Padi Lampura Naik Drastis, Kemarau dan Perbaikan Irigasi Jadi Tantangan
Lampung Berpeluang Jadi Pusat Hilirisasi Singkong, Kemenperin Siapkan Balai Diklat Industri
Pemprov Lampung Gandeng PTPN, Dorong Pengembangan Bioetanol
Singkong Lampung Digenjot, DPRD Dorong Bibit Unggul
Lamtim Resmi Terapkan Lokasi Pidana Kerja Sosial, Fokus pada Pembinaan Anak
Kemenperin Dorong Hilirisasi Singkong di Lamtim, UMKM Disiapkan Tembus Pasar Ekspor
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:06 WIB

Pasar Murah MTQ Lampura Diserbu Warga, Ratusan Kilogram Sembako Ludes Terjual

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:17 WIB

Tak Sekadar Syiar Islam, MTQ ke-45 Lampura Hadirkan Pasar Murah dan Dongkrak Ekonomi Warga

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:46 WIB

Komisi V DPRD Lampung Tampung Keluhan Guru PPPK Soal Penugasan Jauh

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:45 WIB

Target Tanam Padi Lampura Naik Drastis, Kemarau dan Perbaikan Irigasi Jadi Tantangan

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:40 WIB

Lampung Berpeluang Jadi Pusat Hilirisasi Singkong, Kemenperin Siapkan Balai Diklat Industri

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi hasil AI.

BREAKING NEWS

Waspada! Pencatutan Nama PWI dan Media Lokal

Senin, 20 Jul 2026 - 08:48 WIB

Tak Hanya Paru-paru, Polusi Juga Serang Kulit

LIFESTYLE

Tak Hanya Paru-paru, Polusi Juga Serang Kulit

Minggu, 19 Jul 2026 - 18:07 WIB