Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LampungCorner.com, TUBABA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menggencarkan upaya pengendalian inflasi daerah melalui Pasar Murah Gerakan Serentak Penetrasi Pasar. Kegiatan tersebut digelar di Pasar Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kamis (3/9/2026).

Dalam pelaksanaan kali ini, pemerintah menyediakan sebanyak 1 ton beras SPHT dan 150 dus Minyakita untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Tubaba, Eri Budi Santoso, yang mewakili Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tubaba, Achmad Nazarudin, mengatakan program penetrasi pasar tersebut merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

Pelaksanaannya dilakukan melalui kerja sama dengan 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung serta Perum Bulog. Untuk tahap awal, program tersebut direncanakan berlangsung hingga akhir tahun 2026 dengan ketersediaan stok yang diperkirakan mencukupi sampai akhir tahun.

Baca Juga :  Bupati Novriwan Jaya dan DPRD Tubaba Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Perkuat Sinergi Pembangunan

“Program Penetrasi Pasar ini merupakan program Pemprov Lampung yang dilaksanakan bekerja sama dengan 15 kabupaten/kota serta Perum Bulog. Untuk tahap awal, kegiatan ini direncanakan berlangsung hingga akhir tahun 2026, dan ketersediaan stok diperkirakan mencukupi sampai akhir tahun,” ujar Eri Budi Santoso.

Ia menambahkan, Pemkab Tubaba secara rutin menggelar pasar murah di Pasar Pulung Kencana dengan menggandeng Perum Bulog.

Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Diskoperindag Tubaba sebagai salah satu upaya pemerintah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Gelar Gerakan Penetrasi Pasar, Jaga Stabilitas Harga dan Kendalikan Inflasi

Adapun komoditas yang dipasarkan dalam kegiatan tersebut meliputi beras SPHT dan Minyakita. Demi memastikan distribusi berjalan merata, pemerintah memberlakukan pembatasan pembelian bagi setiap warga.

Masyarakat diperbolehkan membeli maksimal 2 liter Minyakita dan 2 sak beras kemasan 5 kilogram untuk setiap orang.

Menurut Eri Budi Santoso, program penetrasi pasar menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan, mengendalikan laju inflasi daerah, serta mempertahankan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.

“Melalui program ini, Pemkab Tubaba berharap masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga bahan pangan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka
Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh
Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa
Kejari Lamtim Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp1,27 Miliar, 43,2 Hektare Lahan Perkantoran Pemda Kini Bersertifikat
TWA Rawa Kandis Disiapkan Jadi Wisata Edukasi, Konservasi Tetap Jadi Prioritas
RSUD Ryacudu Terbakar, Bupati Hamartoni Minta Penanganan Pascakebakaran Dilakukan Cepat
Novriwan Jaya Tata Ulang Birokrasi Tubaba, Ini Daftar Tujuh Pejabat Eselon II yang Bergeser
Raperda APBD-P 2026 Mulai Dibahas, Pendapatan Tubaba Diproyeksi Rp773,8 Miliar
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:03 WIB

Kendalikan Inflasi, Pemkab Tubaba Kembali Gelar Pasar Murah di Pulung Kencana

Kamis, 3 September 2026 - 20:03 WIB

Hamartoni Bongkar Alasan di Balik Rotasi 16 Pejabat Eselon II Lampura, Selter Besok Mulai Dibuka

Rabu, 2 September 2026 - 12:13 WIB

Pemkab Tubaba Manfaatkan 1.000 Kubik Material Eks Jalan Tol untuk Perbaiki Jalan Tiyuh

Rabu, 2 September 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Tubaba Finalisasi Sengketa Lahan LSD 50 Hektare di Bandar Dewa

Selasa, 1 September 2026 - 19:08 WIB

Kejari Lamtim Selamatkan Aset Tanah Senilai Rp1,27 Miliar, 43,2 Hektare Lahan Perkantoran Pemda Kini Bersertifikat

Berita Terbaru

LAMPUNG SELATAN

Nilai Kepuasan 98,06, Imigrasi Kalianda Tak Mau Cepat Berpuas Diri

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:59 WIB