LampungCorner.com, BANDAR LAMPUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data rata-rata pengeluaran per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan dan nonmakanan masyarakat Provinsi Lampung sepanjang tahun 2025. Hasilnya menunjukkan kesenjangan pengeluaran yang cukup mencolok antar kabupaten/kota.
Berdasarkan data yang diunggah melalui akun Instagram resmi Diskominfotik Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung menempati posisi teratas sebagai daerah dengan tingkat pengeluaran tertinggi.
Rata-rata pengeluaran masyarakat ibu kota provinsi ini (Bandar Lampung) untuk kebutuhan makanan mencapai Rp848.298 per kapita per bulan, sedangkan pengeluaran nonmakanan menyentuh angka Rp1.011.424 per kapita per bulan.
Di posisi kedua, Kota Metro mencatat pengeluaran makanan sebesar Rp776.808 dan nonmakanan Rp957.137 per kapita per bulan, menjadikannya daerah dengan pola konsumsi tinggi di luar Bandar Lampung.
Sementara itu, Kabupaten Lampung Barat mencatat pengeluaran makanan Rp716.609 dan nonmakanan Rp655.318 per kapita per bulan. Kabupaten Pesisir Barat berada sedikit di bawahnya dengan pengeluaran makanan Rp771.489 dan nonmakanan Rp492.905.
Kabupaten Way Kanan mencatat pengeluaran makanan Rp682.642 dan nonmakanan Rp525.159, disusul Lampung Selatan dengan pengeluaran makanan Rp681.365 dan nonmakanan Rp508.574 per kapita per bulan.
Untuk wilayah Kabupaten Pesawaran, pengeluaran makanan tercatat Rp663.639 dan nonmakanan Rp516.414. Kabupaten Tulang Bawang berada di angka Rp650.609 untuk makanan dan Rp517.093 untuk nonmakanan.
Kabupaten Pringsewu mencatat pengeluaran makanan Rp592.669 dan nonmakanan Rp559.510. Sementara Lampung Tengah berada pada angka Rp643.779 untuk makanan dan Rp495.717 untuk nonmakanan.
Selanjutnya, Tulang Bawang Barat mencatat pengeluaran makanan Rp569.899 dan nonmakanan Rp489.648. Kabupaten Mesuji berada di angka Rp562.933 untuk makanan dan Rp494.736 untuk nonmakanan.
Lampung Timur mencatat pengeluaran makanan Rp577.327 dan nonmakanan Rp474.073. Adapun Kabupaten Lampung Utara berada pada angka Rp596.298 untuk makanan dan Rp450.929 untuk nonmakanan.
Di posisi terbawah, Kabupaten Tanggamus tercatat sebagai daerah dengan pengeluaran nonmakanan terendah di Lampung, yakni Rp436.208 per kapita per bulan, dengan pengeluaran makanan sebesar Rp586.152.
Data BPS ini menggambarkan pola konsumsi masyarakat Lampung sepanjang 2025, di mana wilayah perkotaan cenderung memiliki pengeluaran nonmakanan yang lebih tinggi dibandingkan daerah kabupaten. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh gaya hidup, akses layanan, serta kebutuhan masyarakat yang semakin beragam. (*)
Laporan: Budi Sudewo
Editor: Furkon Ari









